<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>:: FAO - Firman Arifin Online &#187; Rilis</title>
	<atom:link href="http://www.firman-its.com/category/rilis/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.firman-its.com</link>
	<description>Belajar dan Bekerja dengan Cinta</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Jan 2012 11:57:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Jujur Massal Mengalahkan Contek Massal</title>
		<link>http://www.firman-its.com/jujur-massal-mengalahkan-contek-massal.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/jujur-massal-mengalahkan-contek-massal.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Jun 2011 13:06:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Rilis]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial-Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.firman-its.com/?p=890</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat SDN Gadel 2? Ya, SDN yang pekan lalu menjadi pembicaraan publik karena  “Contek massalnya”. Isu ini bukan lagi pembicaraan level lokal Surabaya, atau propinsi Jawa Timur, tapi sudah menasional. Hari ini media cetak di Surbaya memberitakan 10 SD tertinggi rata-rata nilai UASBNnya, ternyata tidak menempatkan SDN Gadel 2 berada dalam deretan terbaik tersebut. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1><span style="font-size: 13px; font-weight: normal;"><a href="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2011/06/20/jujur-massal-mengalahkan-contek-massal/please_fair_play1.gif"><img class="alignleft size-medium wp-image-893" title="please_fair_play" src="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2011/06/20/jujur-massal-mengalahkan-contek-massal/please_fair_play1-300x291.gif" alt="" width="300" height="291" /></a>Masih ingat SDN Gadel 2? Ya, SDN yang pekan lalu menjadi pembicaraan publik karena  “Contek massalnya”. Isu ini bukan lagi pembicaraan level lokal Surabaya, atau propinsi Jawa Timur, tapi sudah menasional.</span></h1>
<div>
<p>Hari ini media cetak di Surbaya memberitakan 10 SD tertinggi rata-rata nilai UASBNnya, ternyata tidak menempatkan SDN Gadel 2 berada dalam deretan terbaik tersebut. Tiga tertingginya adalah SDN Pacar Keling 5, SDN Tambaksari 2 dan SDIT Al-Uswah.</p>
<p>Yang menarik dari 3 besar ini ada SD swasta yang  secara berturut sejak meluluskan siswanya 4 tahun yang lalu tetep menempati peringkat pertama untuk kategori SD swasta se-Surabaya. Sedangkan untuk kategori SD Se-Surabaya, setiap tahun SDIT Al-Uswah terus bergerak ke peringkat tertinggi. Tahun lalu peringkat 7 dan tahun 2011 ini peringkat ke-3.</p>
<p><strong>Jujur itu Indah</strong></p>
<p>Kalau kita perhatikan, anak didik siswa SDIT Al-Uswah khususnya yang kelas 6 jauh dari kesan takut gagal UNAS atau  stres. Mereka sudah dibiasakan sejak kelas satu, bagaimana proses belajar yang benar. Belajar bukan hanya sekedar transfer materi dari guru ke siswanya, tapi bagaimana nilai pendidikan juga berperan aktif bahkan dominan dalam keseharian.Tidak ada kata bohong atau tidak jujur dalam proses pendidikan tersebut.</p>
<p>Selain faktor guru dan anak didik, di SD IT Al-Uswah, peran komite sekolah sangat menonjol. Hubungan antara guru dan wali murid sangat erat sekali. ”Ini bagian dari kontrak belajar wali murid dengan pihak sekolah”, kata bu Luluk sebagai ketua komite sekolah.<br />
”Jangan sampai anak didik kami mendapatkan pelajaran jujur misalnya ketika di sekolah, sementara di rumah anak-anaknya diajak berbohong”, tambahnya.</p>
<p><strong>Apa dan Bagaimana Al-Uswah mendidik Siswanya<br />
</strong>Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Al Uswah adalah salah satu lembaga pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Ukhuwah Islamiyah Surabaya. SDIT Al Uswah adalah sekolah berkualitas tapi terjangkau, dengan pola full-day school, memiliki visi membentuk generasi robbani yang intelek dan kreatif, serta telah terakreditasi A.<br />
Sekolah ini memadukan kurikulum Diknas dengan kurikulum khas yang sarat dengan nilai-nilai keislaman. Metode belajarnya mengusung konsep mastery learning (belajar tuntas), joyful learning (belajar menyenangkan), learning by doing (belajar sambil melakukan), dan creative learning (belajar dengan kreatif).</p>
<p><strong>Bagaimana dengan Jaminan Kualitas<br />
</strong>Jaminan kualitas untuk para siswanya adalah: sholat dengan kesadaran, berbakti pada orang tua, disiplin dan percaya diri, senang membaca, mampu membaca efektif, berperilaku sosial baik, nilai tuntas untuk 5 bidang studi, memiliki budaya bersih, tartil membaca Al Qur’an, hafal 2 juz Al Qur’an, mampu berkomunikasi dengan baik, menguasai komputer, bela diri, dan renang.</p>
<p>Selamat untuk SDIT Al-Uswah Surabaya. Sejarah akan mencatat bahwa kejujuran pasti akan mengalahkan kebohongan dan yang pasti ”kejujuran akan menang”.</p>
<p>tulisan sebelumnya:</p>
<p>http://edukasi.kompasiana.com/2011/05/10/dengan-kejujuran-membawa-sdit-al-uswah-jadi-terbaik-se-surabaya/</p>
</div>
number of view: 532]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/jujur-massal-mengalahkan-contek-massal.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Power of Qudwah</title>
		<link>http://www.firman-its.com/the-power-of-qudwah.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/the-power-of-qudwah.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Apr 2011 06:23:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Rilis]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial-Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.firman-its.com/?p=830</guid>
		<description><![CDATA[Sebuah Model Pendidikan yang Efektif Oleh : Firman Arifin Berbagai metode pendidikan sudah dicanangkan dan sudah diterapkan di lingkungan sekolah, baik  yang formal maupun informal. Contoh yang formal misalnya, cara belajar siswa aktif (CBSA). Harapan dampak dari CBSA ini, agar siswa sebagai peserta didik untuk aktif belajar tanpa dikomando alias tanpa selalu diawali dengan diberi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong> </strong><a href="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2011/04/04/the-power-of-qudwah/Kisah-kisah_Teladan_5.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-831" title="Kisah-kisah_Teladan_5" src="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2011/04/04/the-power-of-qudwah/Kisah-kisah_Teladan_5-300x210.jpg" alt="" width="300" height="210" /></a><strong>Sebuah Model Pendidikan yang Efektif</strong><br />
Oleh : Firman Arifin</p>
<p>Berbagai metode pendidikan sudah dicanangkan dan sudah diterapkan di lingkungan sekolah, baik  yang formal maupun informal. Contoh yang formal misalnya, cara belajar siswa aktif (CBSA). Harapan dampak dari CBSA ini, agar siswa sebagai peserta didik untuk aktif belajar tanpa dikomando alias tanpa selalu diawali dengan diberi tugas atau PR dan belajarnya tidak menunggu kalau ada ujian .</p>
<p>Namun apa yang terjadi? Dengan tanpa mengurangi rasa hormat kepada penggagas metode ini, hasilnya kita bisa lihat. Metode ini cendrung “lepas”. Dalam artian, bagi siswa yang memang ada sifat dasar rajin, maka dia akan rajin belajarnya. Tapi, bagi yang tidak? Si siswa “menikmati” dunianya yang santai, bermalas-malasan dan mengalir seperti air untuk menutupi ketidakberdayaannya. Padahal sudah menjadi rahasia umum bahwa karakter dasar bangsa kita, termasuk karakter siswa bukan karakter yang aktif dan kreatif.</p>
<p>Ada juga metode kompetensi. Sebuah metode yang berbasis kompetensi dengan  menekankan siswa lulus dari kriteria-kriteria tertentu sebagai syarat kelulusannya. Ada lagi metode-metode yang lain. Sekali lagi, dan untuk kesekian kalinya, metode pendidikan ini  seakan tidak berdaya mengangkat harkat dan martabat bangsa Indonesia.</p>
<p>Kalau kita cermati, metode-metode di atas, semuanya menekankan aspek kognitif saja. Padahal, pendidikan yang sebenarnya adalah sinerginya aspek kognitif (berpikir) dan aspek afektif (merasa). Inilah salah satu kesalahan terbesar metode pendidikan yang dikembangkan di Indonesia. Pendidikan kita sangat tidak memperhatikan aspek afektif, sehingga bangsa ini hanya tercetak sebagai generasi-generasi yang “pintar” tapi tidak memiliki karakter-karakter yang dibutuhkan oleh bangsa ini.</p>
<p><strong>Metode Apa yang Terbaik?</strong></p>
<p>Apakah ada metode yang terbaik untuk menyelesaikan masalah besar ini? Inilah PR besar kita. Kita harus mencari dan merumuskan metode yang terbaik untuk mengangkat harkat dan martabat bangsa. Dan bukan metode coba-coba. “Buat anak kok coba-coba” <img src='http://www.firman-its.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> .  Kita harus cari metode yang bisa merubah karakter bangsa dari pemalas, peminta-minta, dan korup menjadi bangsa yang bisa bangga akan jati dirinya sebagai bangsa yang bermartabat.</p>
<blockquote><p>Saya teringat bagaimana Rasulullah Muhammad saw., berhasil merubah bangsa arab dari jahiliyah menuju bangsa yang cerdas dan maju. Bahkan kalau dilihat dari sudut pandang waktu, kemajuannya sangat fantastis. Kalau dihitung dari masa kenabian sampai beliau meninggal, beliau memerlukan waktu kurang lebih 38 tahun. Luar biasa.</p></blockquote>
<p>Ah iku kan nabi! Kalimat ini sering kita dengar sebagai pembenaran akan “kekerdilan” kita. Tapi kita lupa atau tidak serius mendalami kenapa dan mengapa Rasulullah bisa berhasil merubah karakter bangsa arab sedemikian dahsyatnya. Tarbiyah! itulah jawabannya. Ya, pendidikan dan pembinaan yang dilakukan Rasulullah bisa merubah karakter para sahabat.</p>
<p>Marilah kita menengok sejenak, apa resep Rasulullah dalam mendidik dan membina para sahabatnya. Tulisan kali ini, kita lihat bagaimana Rasulullah menyampaikan risalah kenabiannya yang berupa rukun Islam.</p>
<p><em>Pertama</em>, bab Sahadah. Rukun pertama ini bukan hanya sekedar keyakinan yang tidak bisa kita lihat dan kita rasakan. Tapi dengan jelas dan terang benderang bagaimana Rasulullah mendemonstrasikan kemahaesaan Allah. Rasulullah mengatakan tuhan hanya satu dan hanya kepadaNya kita meminta. Beliau tidak pernah  tercatat dalam sejarah meminta-minta kepada mahluk Allah lainnya semisal jin. Sungguh indah, ada paduan yang serasi antara lisan dan amal perbuatan yang tentunya bersumber dari hati yang bersih. Ini adalah keteladanan dalam bertauhid.</p>
<p><em>Kedua</em>, tentang sholat. Sebelum Rasullullah mencontohkan rukun sholat, tidak pernah beliau langsung memerintahkan, “Wahai sahabat sholatlah”. Tidak! Rasullullah sebelum memerintahkan kepada para sahabat beliau mempraktekkan bagaimana sholat yang benar. Rasullullah bersabda &#8220; <strong>Shallu kama</strong> ro-aitumuni ushalli &#8220;. ( Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihatku shalat ). Perintah sholat diawali dengan melihat beliau sholat, disitu ada pendidikan dan keteladanan.</p>
<p>Rukun islam <em>ketiga</em>, tentang puasa. Suatu waktu Rasulullah mendapati sahabatnya puasa terus-terusan. Dengan tegas tapi lembut Rasulullah bersabda, &#8220;Saya puasa tapi saya juga berbuka&#8221;.</p>
<p>Beliau menjelaskan kepada sahabatnya bahwa puasa itu bukan berarti tidak makan dan minum dalam waktu yang lama yang bahkan tidak bersifat insaniah. Tapi puasa yang dimulai dari terbitnya fajar sampai terbenamnya matahari. Rasulullah pun mencontohkan seperti itu, sehingga sahabat tadi &#8220;tidak berontak&#8221; meski niatnya untuk  اَللّهُ semata tapi caranya salah.  اَللّهُ tidak akan ridho. Ini bukti lagi sebuah kekuatan dari qudwah, keteladanan.</p>
<p>Zakat adalah rukun islam yang <em>keempat</em>. Infaq dan shodaqoh bagian yang tak terpisahkan dari zakat ini. Sejarah mencatat, nabi yang kala itu umur 25 tahun bisa memberi mahar ke khodijah 100 ekor unta dan untanya pun unta merah, unta terbaik. Artinya Rasulullah kaya. Maharnya saja besarnya seperti itu. Istrinya juga saudagar kaya raya.</p>
<p>Coba perhatikan, bagaimana akhir dari kehidupan keluarga Rasulullah yang kaya raya? Beliau tidak meninggalkan warisan untuk anak tercintanya, fatimah. Tapi beliau meninggal warisan untuk ummatnya yaitu quran dan sunnah.</p>
<p>Pertanyaannya, kemana harta kekayaan Rasulullah? Ya pasti, diinfaqkan di jalan  اَللّهُ.</p>
<blockquote><p>Para sahabat tahu pasti tentang hal ini. Sehingga tidak heran Umar ra dan Abu Bakar ra berlomba-lomba dalam bab zakat, infaq dan shodaqoh  ini. Umar separuh harta dan abu bakar semua hartanya. Luar biasa, lagi-lagi kekuatan keteladanan.</p></blockquote>
<p>Yang <em>terakhir</em> bab haji. Ada hikmah yg menarik, ketika Rasulullah menyuruh para sahabat yang naik haji untuk menunaikan salah satu rukun haji yaitu tahalul, para sahabat tidak ada yang &#8220;mau&#8221;.</p>
<p>Akhirnya beliau dengan sedih kembali ke tenda menemui istrinya. Istrinya tahu ada raut kesedihan di wajah Rasulullah. Beliau bertanya, ada apa ya Rasulullah? Beliau menjawab, &#8220;baru kali ini apa yang saya sampaikan tidak dilakukan oleh para sahabat&#8221;.</p>
<p>Dengan sigap, si istri langsung bertanya, &#8220;apa Rasulullah sudah mencontohkan?&#8221; Seketika itu Rasulullah sadar bahwa benar beliau belum mencontohkan bagaimana tahalul itu.</p>
<p>Kembalilah Rasulullah mengumpulkan para sahabat dan menyampai, &#8220;wahai sahabatku, marilah kita tahalul”. Sambil mengajak sahabatnya, beliau mencontohkan bagaimana tahalul itu. Seketika itu juga para sahabat memotong sebagian rambutnya sebagimana dicontohkan oleh Rasulullah. Top markotop.<strong> Bukti keteladanan harus ada di depan</strong>.</p>
<p>Hikmah apa yang bisa kita ambil? Keteladanan adalah harga mati dari sebuah proses pembinaan dan pendidikan. Anak kita, siswa kita, mahasiswa kita, ummat kita butuh keteladanan.</p>
<blockquote><p>Keteladanan harus hadir di rumah. Keteladanan harus hadir di depan kelas. Keteladanan harus hadir di pasar. Keteladanan harus hadir di kantor. Keteladanan harus hadir di parlemen dan Keteladanan harus hadir di eksekutif. Keteladanan harus hadir bersama kita.</p></blockquote>
<p>Ketika keteladanan sudah ada di bumi pertiwi ini, yakinlah &#8220;<strong>Indonesia Raya</strong>&#8221; akan berkibar dengan gagah perkasa.</p>
number of view: 730]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/the-power-of-qudwah.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lulus PENS ITS Usai Meneliti Angin di Suramadu</title>
		<link>http://www.firman-its.com/lulus-its-usai-meneliti-angin-di-suramadu.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/lulus-its-usai-meneliti-angin-di-suramadu.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Mar 2010 11:55:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Rilis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.firman-its.com/?p=597</guid>
		<description><![CDATA[Pengirim: Firman Arifin &#8211; detikSurabaya Mahasiswa ITS merancang perangkat sistem informasi kecepatan angin sebagai syarat kelulusan sarjananya. Perangkat ini meliputi sensor, pengolah data, serta perangkat informasi untuk mengetahui angin di Suramadu. Surabaya &#8211; Mega proyek Jembatan Suramadu (Surabaya-Madura) diresmikan oleh Presiden SBY pertengahan tahun 2009. Adanya jembatan yang menghubungkan kedua pulau ini mempermudah dan memperlancar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/03/15/lulus-its-usai-meneliti-angin-di-suramadu/suramadu285.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-598" title="suramadu285" src="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/03/15/lulus-its-usai-meneliti-angin-di-suramadu/suramadu285.jpg" alt="" width="285" height="202" /></a>Pengirim: Firman Arifin</strong> &#8211; detikSurabaya<br />
Mahasiswa ITS merancang perangkat sistem informasi kecepatan angin sebagai syarat kelulusan sarjananya. Perangkat ini meliputi sensor, pengolah data, serta perangkat informasi untuk mengetahui angin di Suramadu.</p>
<p><strong>Surabaya</strong> &#8211; Mega proyek Jembatan Suramadu (Surabaya-Madura) diresmikan oleh Presiden SBY pertengahan tahun 2009. Adanya jembatan yang menghubungkan kedua pulau ini mempermudah dan memperlancar arus transportasi.</p>
<p>Tetapi, yang tetap perlu diingat dan diperhatikan adalah bahwa Suramadu tetaplah jembatan yang berada di tengah-tengah Laut Jawa yaitu di Selat Madura. Perlu diperhatikan serius adalah terkait besarnya kekuatan angin di lintas yang bisa berakibat kurang baik bagi kendaraan saat melewati jembatan sepanjang 5,4 Km itu.</p>
<p>Sistem informasi kecepatan angin yang ada pada jembatan Suramadu saat ini masih sederhana, kondisi kecepatan angin dipantau lewat penunjukkan posisi bendera yang dipasang pada bentang tengah jembatan. Pada kondisi ini, semakin tinggi posisi bendera menunjukkan kondisi angin yang semakin kencang.</p>
<p>Penggunaan sensor yang masih manual semacam ini dirasa kurang efektif dan rawan sekali akan terjadinya human error, karena jika kondisi kecepatan angin pada Suramadu berada pada kondisi yang cukup kencang dan dapat membahayakan bagi pengguna jembatan.</p>
<p>Dari permasalahan itu, Dimas Adi Hardono mahasiswa ITS merancang perangkat sistem informasi kecepatan angin sebagai syarat kelulusan sarjananya di PENS ITS. Perangkat ini meliputi sensor, pengolah data, serta perangkat informasi untuk mengetahui kondisi kecepatan angin yang sedang terjadi.</p>
<p>&#8220;Perangkat sensor terdiri dari kincir angin yang dilengkapi sensor rotary encoder. Sedangkan, hasil pengolahan data yang dilakukan oleh mikrokontroler akan diteruskan ke perangkat informasi melalui running text yang didisain dari LED dot matriks dan ponsel melalui SMS ke sebuah SMS center,&#8221; kata mahasiswa bimbingan Firman Arifin dan Budi Nur Iman ini.</p>
<p>Input dari SMS yang diterima kata Dimas menunjukkan kondisi keceptan angin dan digunakan sebagai masukan pada blok peramalan (forecasting), sehingga dapat memberikan informasi prediksi kondisi kecepatan angin di waktu yang akan datang.</p>
<p>&#8220;Dapat digunakan sebagai informasi perkiraan kondisi kecepatan angin bagi pengguna yang akan melakukan akses ke jembatan Suramadu,&#8221; ujar alumni dengan IPK 3.64 ini.<a href="mailto:ini.%28firmanits@gmail.com%29">(firmanits@gmail.com)</a></p>
<p>http://surabaya.detik.com/read/2010/03/15/174034/1318741/468/lulus-its-usai-meneliti-angin-di-suramadu</p>
<p>http://id.news.yahoo.com/dtik/20100315/tid-lulus-its-usai-meneliti-angin-di-sur-b1ae096_1.html</p>
<p>http://its.ac.id/berita.php?nomer=6668</p>
number of view: 709]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/lulus-its-usai-meneliti-angin-di-suramadu.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jadikan Try Out akbar Sebagai Ajang Promosi</title>
		<link>http://www.firman-its.com/jadikan-try-out-akbar-sebagai-ajang-promosi-2.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/jadikan-try-out-akbar-sebagai-ajang-promosi-2.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Feb 2010 00:54:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Rilis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.firman-its.com/?p=506</guid>
		<description><![CDATA[Departemen Luar Negeri BEM PENS-ITS menyelenggarakan Try Out Ujian Masuk PENS-ITS, Minggu(14/02). Try Out ini diikuti sekitar 160 siswa-siswi SMA/MA/Sederajat se-Surabaya. Acara ini juga diikuti dengan promosi jurusan-jurusan yang ada di PENS-ITS, Open House dan demo tim robot PENS-ITS. PENS, ITS Online – Serangkaian acara yang digelar di Gedung Theater PENS-ITS dimulai pukul 09.00 pagi. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/02/21/jadikan-try-out-akbar-sebagai-ajang-promosi/try-out-pens.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-507" title="try-out-pens" src="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/02/21/jadikan-try-out-akbar-sebagai-ajang-promosi/try-out-pens.jpg" alt="" width="220" height="165" /></a>Departemen Luar Negeri BEM PENS-ITS menyelenggarakan Try Out Ujian Masuk PENS-ITS, Minggu(14/02). Try Out ini diikuti sekitar 160 siswa-siswi SMA/MA/Sederajat se-Surabaya. Acara ini juga diikuti dengan promosi jurusan-jurusan yang ada di PENS-ITS, Open House dan demo tim robot PENS-ITS.</p>
<p>PENS, ITS Online – Serangkaian acara yang digelar di Gedung Theater PENS-ITS dimulai pukul 09.00 pagi. Try Out ini merupakan lanjutan agenda promosi PENS-ITS yang dilakukan di beberapa SMA beberapa hari yang lalu.</p>
<p>Soal-soal yang disajikan untuk peserta terdiri dari 4 materi, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan Fisika. Soal-soal ini diambil dari kumpulan beberapa soal tahun lalu. “Kami berharap soal ini dapat membantu adik-adik yang akan mengikuti Ujian Masuk PENS-ITS,” terang Shannaz, salah satu panitia acara ini.</p>
<p>Acara Try Out ini bertujuan untuk memperkenalkan PENS-ITS kepada siswa-siswi yang akan masuk perguruan tinggi tahun ini. Oleh karena itu, setelah Try Out usai, panitia menyajikan presentasi jurusan yang ada di PENS-ITS.</p>
<p>Tak puas dengan hanya menyajikan presentasi, panitia juga mengadakan Open House. Para siswa diperkenalkan berbagai laboratorium yang ada di empat jurusan, yaitu Telekomunikasi, Elektronika, Teknik Informatika dan Elektro Industri. “Setiap jurusan akan memperkenalkan kelebihan-kelebihan jurusannya.” jelas Mahasiswa Teknik Informatika ini.</p>
<p>Acara ini dipandu oleh Firman Arifin ST MT. Dosen Teknik Elektronika ini memperkenalkan berbagai laboratorium yang ada di PENS-ITS. “Laboratorium di PENS-ITS sangat lengkap dan mendukung aktivitas belajar,” timpal salah satu peserta.</p>
<p>Acara terakhir yang menutup Try Out ini adalah demo tim robot PENS-ITS yang menampilkan robot Sri dan robot KOM-PENS. Dalam kesempatan ini, peserta dibuat berdecak kagum oleh aksi – aksi tim robot PENS-ITS yang selalu menjadi juara Kontes Robot Nasional dalam beberapa tahun terakhir ini.</p>
<p>Selain itu, peserta juga diberi kesempatan untuk melemparkan pertanyaan kepada tim robot tentang seluk beluk robot itu sendiri. Hal ini berkaitan dengan beberapa program PENS-ITS yang akan mensosialisasikan robot ke SMA se-Surabaya.(kl/bah)</p>
<p>http://ww.its.ac.id/berita.php?nomer=6469</p>
number of view: 1028]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/jadikan-try-out-akbar-sebagai-ajang-promosi-2.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pantau Posisi Kereta Api dengan GPS</title>
		<link>http://www.firman-its.com/pantau-posisi-kereta-api-dengan-gps.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/pantau-posisi-kereta-api-dengan-gps.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 15:29:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Rilis]]></category>
		<category><![CDATA[Sain-Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://firman-its.com/?p=448</guid>
		<description><![CDATA[Pengirim: Firman Arifin – detikSurabaya Surabaya – Kereta api merupakan salah satu alat transportasi publik yang sampai saat ini masih sangat digemari masyarakat umum terutama menengah ke bawah. Menyangkut hajat hidup orang banyak dan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Akan tetapi hingga sekarang masih sering terjadi kecelakaan kereta api yang sangat merugikan baik bagi penumpang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://firman-its.com/wp-content/uploads/2010/02/sika-ta1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-447" title="sika-ta" src="http://firman-its.com/wp-content/uploads/2010/02/sika-ta1-300x140.jpg" alt="" width="300" height="140" /></a>Pengirim: Firman Arifin</strong> – detikSurabaya</p>
<p><strong>Surabaya</strong> – Kereta api merupakan salah satu alat transportasi publik yang sampai saat ini masih sangat digemari masyarakat umum terutama menengah ke bawah. Menyangkut hajat hidup orang banyak dan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Akan tetapi hingga sekarang masih sering terjadi kecelakaan kereta api yang sangat merugikan baik bagi penumpang maupun perusahaan pengelola kereta api itu sendiri.</p>
<p>Kerugian itu bukan hanya materi tapi juga kerugian yang berupa dampak sosial karena hilangnya nyawa beberapa penumpang. Tabrakan antar kereta api pada jalur rel yang sama merupakan salah satu jenis kecelakaan yang paling banyak terjadi dan menimbulkan kerugian yang besar.</p>
<p>Salah satu penyebab kecelakaan kereta api adalah belum adanya suatu sistem yang bisa memberikan informasi berupa posisi antar kereta api yang sedang melakukan perjalanan. Dengan mengetahui posisi kereta api tersebut, maka pusat kontrol (server) dapat memantau dan mengatur jadwal serta alur rel perjalanan kereta api. Diharapkan dengan sistem seperti ini akan bisa meminimalisasi terjadinya tabrakan antar kereta api pada jalur rel yang sama.</p>
<p>Permasalahan inilah yang diangkat dijadikan tugas akhir di Jurusan Teknik Elektronika PENS ITS. Ali Murtadlo mahasiswa D4 salah satu merespon positif permasalahanyang diberi judul “Sistem Informasi Posisi Kereta Api dengan menggunakan GPS untuk Keselamatan Penumpang.”</p>
<p>Ini merupakan ide dari dosen pembimbing dari Ali Murtadlo yaitu Firman Arifin. Sistem ini menerapkan teknologi GPS untuk menentukan posisi kereta api yang sedang melakukan perjalanan. Setelah didapatkan data posisi kereta api, kemudian dikirim ke server (Operator KA) menggunakan SMS gateway. Selain itu sistem ini juga dilengkapi dengan running text sebagai informasi posisi stasiun yang dilewati kereta api kepada penumpang.</p>
<p>Dengan alat ini, perjalanan KA akan selalu terpantau server. Jika ada 2 atau lebih alat seperti ini, akan dapat mengurangi kecelakaan KA akibat tabrakan antar KA pada jalur rel yang sama. Walaupun alat ini kelihatannya sederhana, tapi Firman selaku pembimbing selalu menyemangati.</p>
<p>“Alat itu tidak hanya dilihat dari kecanggihannya, tetapi seberapa besar manfaatnya untuk orang lain, walaupun alat itu sederhana,” kata Firman memberi semangat pada Ali.</p>
<p>Istimewanya, judul ini mendapat dua penghargaan berupa pendanaan untuk penelitian dan pembuatannya. Pertama, Program Huawei Supporting Research Fund yaitu dana bantuan beasiswa penelitian untuk membuat Tugas Akhir.</p>
<p>“Dengan bantuan dari PT. Huawei, saya semakin bersemangat dalam mengerjakan TA,” tutur Ali Murtadlo.</p>
<p>Kedua kata Ali mendapat penghargaan dari  Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2010. “Karena sistem yang dibangun ini sangat aplikatif, kami mengajukan judul TA ini ke PKM. Alhamdulillah, judul TA ini lolos dalam ajang kreatifitas mahasiswa paling bergengsi antar kampus di Indonesia,” ungkap pemuda yang mendapat nilai A untuk hasil karyanya <a href="mailto:ini.%28firmanits@gmail.com%29">ini.(firmanits@gmail.com)</a> <strong>(wln/wln)</strong></p>
<p><a href="http://surabaya.detik.com/read/2010/02/16/114255/1300472/468/pantau-posisi-kereta-api-dengan-gps">http://surabaya.detik.com/read/2010/02/16/114255/1300472/468/pantau-posisi-kereta-api-dengan-gps</a></p>
<p><em> </em><em><a href="http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=6484">http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=6484<br />
</a></em><a href="http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=6484">http://kampus.okezone.com/index.php/ReadStory/2010/02/16/65/304156/mahasiswa-its-kembangkan-gps-untuk-kereta</a></p>
number of view: 2163]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/pantau-posisi-kereta-api-dengan-gps.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Konsultasi Online Tugas Akhir PENS-ITS Bergaya Facebook</title>
		<link>http://www.firman-its.com/konsultasi-online-tugas-akhir-pens-its-bergaya-facebook.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/konsultasi-online-tugas-akhir-pens-its-bergaya-facebook.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Feb 2010 15:27:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Rilis]]></category>
		<category><![CDATA[Sain-Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://firman-its.com/?p=442</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya – Hari gini tidak tahu Facebook? Itulah jawaban generasi sekarang kalau ditanya tahu tidaknya tentang Facebook. Situs jejaring sosial ini sepertinya sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam keseharian kita. Di mana ada warnet, di situ pasti ada yang mengakses Facebook. Di mana ada remaja mengotak-atik ponselnya, di situ pula ada logo ‘F’ berwarna [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://firman-its.com/wp-content/uploads/2010/02/konsultasi_ta_gaya_fb2851.jpg"><img class="size-full wp-image-443 alignleft" title="konsultasi_ta_gaya_fb2851" src="http://firman-its.com/wp-content/uploads/2010/02/konsultasi_ta_gaya_fb2851.jpg" alt="" width="285" height="256" /></a>Surabaya</strong> – Hari gini tidak tahu Facebook? Itulah jawaban generasi sekarang kalau ditanya tahu tidaknya tentang Facebook. Situs jejaring sosial ini sepertinya sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam keseharian kita. Di mana ada warnet, di situ pasti ada yang mengakses Facebook. Di mana ada remaja mengotak-atik ponselnya, di situ pula ada logo ‘F’ berwarna putih dengan background warna biru.</p>
<p>Melihat kegandrungan masyarakat terhadap Facebook, ditangkap oleh Firman Arifin, ST.MT. untuk ‘meniru’ ide jejaring sosial ini di kampusnya. Hanya pada saat itu belum fokus kira-kira untuk apa aplikasi itu.</p>
<p>Namun sejak diamanahi sebagai koordinator Tugas Akhir (TA) di jurusan teknik elektronika, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS-ITS),  Firman mulai merealisasikan idenya dengan membuat aplikasi ‘Konsultasi Online Tugas Akhir’.</p>
<p>“Saya melihat ada sesuatu yang menarik dari model Facebook ini. Selain tampilannya sederhana, tapi mempunyai magnet tersendiri bagi penggunannya. Karenanya, saya membuat konsultasi online tugas akhir ini, agar mahasiswa yang sedang tugas akhir dan dosen sebagai pembimbingnya bisa lengket seperti magnet dengan aplikasi ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima <strong>detikINET</strong>, Senin (11/1/2010).</p>
<p>Lebih lanjut, pria yang senang <em>coding</em> ini menjelaskan bahwa, ‘Konsultasi Online Tugas Akhir’ ini bukan hanya untuk mahasiswa dan dosen pembimbingnya saja. Namun juga bisa untuk memonitor progress atau perkembangan tugas akhir.</p>
<p>“Sehingga tepatlah aplikasi ini diberi nama e-prota online. E adalah singkatan dari jurusan elektronika, sedangkan prota adalah progress tugas akhir. Atau bisa juga diartikan, Progress Tugas Akhir Mahasiswa Jurusan Elektronika PENS ITS secara online,” jelas Firman.</p>
<p>Ir. Rika Rokhana, MT., Ketua Jurusan Teknik Elektronika PENS-ITS menyambut baik ide dan realisasi program ini. “Semoga dengan sistem online ini, proses pembimbingan menjadi lebih baik dan lebih termonitor. Dan akhirnya output proyek akhir jadi lebih baik,” tukas wanita berjilbab ini.</p>
<p>“Kalau tahun sebelumnya jurusan tidak tahu masing-masing mahasiswa terkait progress tugas akhirnya, dan baru ketahuan pada saat pendaftaran untuk maju sidang,” lanjutnya.</p>
<p>Di aplikasi ini, bukan hanya manajemen yang diklaim dapat terbantu dalam monitoring tugas akhir, terlihat mahasiswa menyambut dengan antusias.</p>
<p>Salah satu komentar yang ada di ‘dinding umum’ ditulis oleh Gagas Setya Wahyuaji, “<em>Waaaahhh.. . (tolah-toleh liat kanan kiri terkagum-kagum).. . Kalo gini g usah ke kampus deh..:-p</em>“. Begitu juga komentar dari Yus Rizal Permana, “<em>Alhamdulillah… mempermudah mahasiswa ni pak. Tidak ada alasan lagi mencari dosen pembimbing. <img src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" /> matur nuwun</em>“.<br />
<strong> (	ash	/	faw	) </strong></p>
<p><strong><a href="http://firman-its.com/wp-content/uploads/2010/02/18/konsultasi-online-tugas-akhir-pens-its-bergaya-facebook/prota-detik-hal-utama.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-470" title="prota-detik-hal-utama" src="http://firman-its.com/wp-content/uploads/2010/02/18/konsultasi-online-tugas-akhir-pens-its-bergaya-facebook/prota-detik-hal-utama.jpg" alt="" width="675" height="573" /></a><br />
</strong></p>
<p><a href="http://www.detikinet.com/read/2010/01/11/163858/1276032/404/konsultasi-online-tugas-akhir-pens-its-bergaya-facebook">http://www.detikinet.com/read/2010/01/11/163858/1276032/404/konsultasi-online-tugas-akhir-pens-its-bergaya-facebook</a><br />
<em></em><em><a href="http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=6345">http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=6345</a></em></p>
<p><a href="http://www.beritajatim.com/citizenjurnalism.php?newsid=372">http://www.beritajatim.com/citizenjurnalism.php?newsid=372</a></p>
number of view: 1463]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/konsultasi-online-tugas-akhir-pens-its-bergaya-facebook.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Meraih Prestasi dengan Karya Tulis</title>
		<link>http://www.firman-its.com/meraih-prestasi-dengan-karya-tulis.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/meraih-prestasi-dengan-karya-tulis.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 28 Jan 2010 10:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Rilis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://firman-its.com/?p=481</guid>
		<description><![CDATA[Kamis (28/01), Departemen Ristek Bem Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS-ITS) mengadakan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) yang bertemakan, Menumbuhkan Budaya Keilmiahan Mahasiswa PENS-ITS. Pelatihan ini dihadiri pembicaranya yaitu Putu Gede Ariastita ST MT dan Firman Arifin ST MT. Materi  yang disampaikan berupa motivasi menulis dan merumuskan ide kreatif, menggali kreativitas, teknik presentasi serta Program Kreativitas [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://tv.its.ac.id/index.php?option=com_seyret&amp;Itemid=74&amp;task=videodirectlink&amp;id=252" target="_blank"><img class="alignleft size-full wp-image-482" title="firman-pens" src="http://firman-its.com/wp-content/uploads/2010/02/19/meraih-prestasi-dengan-karya-tulis/firman-pens.gif" alt="" width="220" height="165" /></a>Kamis (28/01), Departemen Ristek Bem Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS-ITS) mengadakan Pelatihan Karya Tulis Ilmiah (PKTI) yang bertemakan, Menumbuhkan Budaya Keilmiahan Mahasiswa PENS-ITS. Pelatihan ini dihadiri pembicaranya yaitu Putu Gede Ariastita ST MT dan Firman Arifin ST MT. Materi  yang disampaikan berupa motivasi menulis dan merumuskan ide kreatif, menggali kreativitas, teknik presentasi serta Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).</p>
<p>PENS-ITS, ITS Online &#8211; Dalam sambutannya, Dwi Basuki ST selaku perwakilan dari Manajemen PENS-ITS berharap bahwa dengan pelatihan ini, mahasiswa dapat mengembangkan kreativitasnya dalam menulis dan mengharumkan nama PENS-ITS lewat tulisan–tulisannya. “Semoga pelatihan ini dapat mempersiapkan mahasiswa menuju PKM dan mengembangkan prestasi PENS-ITS, tidak hanya melalui robot, tetapi juga di bidang keilmiahan,” ungkap Dwi didepan puluhan peserta dari berbagai Jurusan PENS-ITS ini.</p>
<p>Pelatihan yang dimulai sejak pagi ini, diisi oleh dua pembicara. Pembicara pertama, yaitu Putu Gede Ariastita ST MT. Dosen Perencanaan Wilayah Kota ITS ini membagi ilmu dan pengalamannya seputar PKM dan bagaimana cara menumbuhkan motivasi untuk menulis.</p>
<p>Putu menjelaskan, bahwa dalam menulis itu harus menghilangkan mitos, yaitu menulis adalah bakat. &#8220;Baik tidaknya suatu tulisan tidak hanya ditentukan oleh bakat, namun tulisan ini dapat berkembang dengan baik melalui kebiasaan dan latihan yang berkesinambungan,&#8221; ujar Putu.</p>
<p>Disamping itu, pria berkacamata ini juga menjelaskan tentang PKM-GT dan PKM-AI yang sedang dihelat oleh Dikti. Beliau menjelaskan tentang bagaimana perbedaan kedua PKM tersebut dan mewanti–wanti agar mahasiswa tidak salah masuk kamar dalam pengumpulan PKM nya nanti.</p>
<p>Materi terakhir yang Putu jelaskan adalah bagaimana membuat judul yang baik. “Judul adalah salah satu bagian penting dari tulisan itu sendiri, maka pemilihan judul yang menarik adalah poin utama dalam menulis,” tandas Putu.</p>
<p>Di akhir materi, Putu memberikan 3 tips memilih judul, pertama memilih susunan kata yang tepat untuk menonjolkan fokus yang dipilih dalam tulisan, kedua judul harus bisa mewakili proposal dan yang terakhir judul harus bisa membuat pembaca jatuh hati.</p>
<p>Materi yang kedua, diisi oleh Firman Arifin ST MT. Dosen Teknik Elektronika PENS-ITS ini menjelaskan materi tentang bagaimana menggali kreativitas dan teknik presentasi. Dalam materinya tentang teknik presentasi, lulusan PENS-ITS ini menjelaskan tentang bagaimana menyajikan presentasi efektif yang mampu menggugah dan mengubah. &#8220;Untuk itu, dalam suatu presentasi kita harus mempunyai komunikasi yang baik dan efektif,&#8221; katanya.</p>
<p>“Sebuah ide yang bagus, menarik dan penting ternyata akan kurang bermakna jika disampaikan oleh seseorang yang kemampuan komunikasinya terbatas (kurang),” tutur pencetus konsultasi tugas akhir bergaya facebook ini melanjutkan. (kl/fn)</p>
<p><a href="http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=6391">http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=6391</a></p>
<p><strong>Berita versi Video ada di TV.ITS</strong></p>
<p><a href="http://tv.its.ac.id/index.php?option=com_seyret&amp;Itemid=74&amp;task=videodirectlink&amp;id=252">http://tv.its.ac.id/index.php?option=com_seyret&amp;Itemid=74&amp;task=videodirectlink&amp;id=252</a></p>
number of view: 950]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/meraih-prestasi-dengan-karya-tulis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wisata Anyar Mangrove Diresmikan</title>
		<link>http://www.firman-its.com/wisata-anyar-mangrove-diresmikan.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/wisata-anyar-mangrove-diresmikan.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 08:05:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampung]]></category>
		<category><![CDATA[Rilis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://firman-its.com/?p=403</guid>
		<description><![CDATA[Pengirim: Firman Arifin &#8211; detikSurabaya Surabaya &#8211; Tak hanya Kebun Binatang Surabaya (KBS) atau pun Pantai Kenjeran tempat wisata. Ingin mencoba mencari tempat bersantai yang nikmat sambil ditemani angin. Tempat wisata baru itu bernama &#8216;Wisata Anyar Mangrove&#8217; yang berada di Gunung Anyar. Launching tempat wisata anyar itu bertepatan tanggal 1 Januari 2010 lalu. Walikota Surabaya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span> </span><span><strong><img class="alignleft size-medium wp-image-404" title="21040_1337282675662_1338961909_31005495_204393_n" src="http://firman-its.com/wp-content/uploads/2010/02/21040_1337282675662_1338961909_31005495_204393_n-300x199.jpg" alt="21040_1337282675662_1338961909_31005495_204393_n" width="300" height="199" />Pengirim: Firman Arifin</strong> &#8211; detikSurabaya<br />
</span></p>
<div><script src="http://openx.detik.com/delivery/ag.php" type="text/javascript"></script></div>
<p><strong>Surabaya</strong> &#8211; Tak hanya Kebun Binatang Surabaya (KBS) atau pun Pantai Kenjeran tempat wisata. Ingin mencoba mencari tempat bersantai yang nikmat sambil ditemani angin.</p>
<p>Tempat wisata baru itu bernama &#8216;Wisata Anyar Mangrove&#8217; yang berada di Gunung Anyar. Launching tempat wisata anyar itu bertepatan tanggal 1 Januari 2010 lalu. Walikota Surabaya, Bambang DH meresmikan kawasan itu.</p>
<p>Ini disaksikan Yusak Anshori (kepala Surabaya Tourism Board), Camat Gunung Anyar Kanti Budiarti, Lurah Gunung Anyar Tambak Jailani, Pakar Tata Kota, Johan Silas dan Firman Arifin, Ketua RW VII Gunung Anyar Tambak, mewakili warga yang menggagas acara ini.</p>
<p>Firman Arifin yang berprofesi sebagai dosen di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS ITS) ini, menyampaikan bahwa ide atau gagasan dari warga datang secara spontanitas. Dari ide dadakan ini panitia hanya punya waktu dua pekanan untuk merealisasikannya.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya tidak ada rencana ntuk mengundang walikota. Tapi begitu proposal masuk ke kelurahan dan kecamatan, respon pemerintah sangat mengapresiasi ide ini,&#8221; kata Firman dalam rilis yang dikirim ke detiksurabaya.com, Senin (4/1/2010).</p>
<p>Ide itu berasal warga Perumahan Wisma Indah Dua dan Tirta Agung. Beberapa masukan dari penggagas &#8216;Wisata Anyar Mangrove&#8217; agar kedepan bisa menjadi alternatif wisata di Surabaya.</p>
<p>Pertama, pengerukan dasar Sungai Kebong Agung. Karena dengan kondisi sekarang ini, kalau kondisi sungai yang berhubungan langsung dengan laut ini sedang surut, maka perahu untuk membawa para wisatawan ke tempat wisata agak terhambat.</p>
<p>Kedua, pembenahan dermaga. Dermaga yang ada sekarang masih terlalu sempit dan hanya ada satu saja. Dengan bertambahkan para wisatawan, agar bisa melayani dengan baik dan cepat, mau tidak mau memang perlu dibenahi. Ketiga, bantuan perahu untuk wisata bahari.</p>
<p>Selama ini, kebanyakan pengunjung menggunakan perahu-perahu milik nelayan untuk mencapai area mangrove dengan kondisi perahu seadanya.</p>
<p>Dengan desain dan bahan yang tepat, perahu wisata ini diharapkan wisatawan lebih bisa menikmati berbagai spesies flora dan fauna, seperti burung, monyet ekor panjang dan lainnya.</p>
<p>Sampai hari kedua sejak dibukanya Wisata Anyar Mangrove (WAM) yang berada sekitar 2 Km ke arah timur kampus UPN ini, bukan hanya pengunjung yang berasal dari daerah gunung anyar atau rungkut saja.</p>
<p>&#8220;Hampir dari seluruh warga sudah menikmati wisata mangrove,&#8221; tutur Ketua Panitia, Gramang.(firmanits@gmail.com)</p>
<p><strong>(wln/wln)</strong></p>
<p>http://surabaya.detik.com/read/2010/01/04/163004/1271456/468/wisata-anyar-mangrove-diresmikan</p>
<p>http://www.surabayapost.co.id/?mnu=citizen&#038;act=view&#038;id=274ad4786c3abca69fa097b85867d9a4</p>
number of view: 973]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/wisata-anyar-mangrove-diresmikan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ciputra : Andai Kiamat Sudah Dekat</title>
		<link>http://www.firman-its.com/ciputra-andai-kiamat-sudah-dekat.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/ciputra-andai-kiamat-sudah-dekat.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 25 Sep 2009 11:04:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Rilis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://firman-its.com/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[DR. IR. CIPUTRA sempat terkejut mendengar pertanyaan Tikno, dosen ITATS Surabaya, dalam sesi video conference di Lantai 10 Gedung Dikti, Senayan, awal bulan lalu. &#8220;Andai seluruh harta kekayaan, aset-aset, dan semua yang dimiliki Pak Ci -panggilan akrab Ir Ciputra&#8211;habis, tak tersisa. Perusahaan bangkrut, tidak mampu membayar karyawan. Tidak mampu mencicil utang, apalagi bunganya. Lalu semua [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>DR. IR. CIPUTRA sempat terkejut mendengar pertanyaan Tikno, dosen ITATS Surabaya, dalam sesi video conference di Lantai 10 Gedung Dikti, Senayan, awal bulan lalu. &#8220;Andai seluruh harta kekayaan, aset-aset, dan semua yang dimiliki Pak Ci -panggilan akrab Ir Ciputra&#8211;habis, tak tersisa. Perusahaan bangkrut, tidak mampu membayar karyawan. Tidak mampu mencicil utang, apalagi bunganya. Lalu semua relasi meninggalkan Pak Ci. Kerajaan bisnis hancur berantakan. Tak satu pun yang tersisa. Tinggal baju dan celana yang menempel di tubuh saja. Dari mana memulai membangun kembali ? Bagaimana cara bangkit dari kebangkrutan? &#8221;</p>
<p>Saya jarang melihat alumni Arsitektur ITB Bandung ini begitu tercengang saat mencerna pertanyaan Tikno. &#8220;Pertanyaan bagus, berkualitas, dan aplikatif!&#8221; jawab Ciputra sambil mengumbar senyum. Bangga juga Ciputra mendengar pertanyaan itu. Karena hampir semua pengusaha hebat di negeri ini, pernah mengalami masa-masa kritis seperti yang digambarkan Tikno itu. Tetapi bukan Pak Ci kalau tidak cepat memberi jawaban praktis.</p>
<p>&#8220;Contohnya saya! Saya anggap kejatuhan, atau saat roda kehidupan sedang di bawah, harus dinikmati dan dirasakan sakitnya. Sampai rasa sakit yang teramat sangat itu betul-betul tidak terasa. Puncak dari sakit adalah mati rasa. Tidak sakit lagi. Saya menyebut ini adalah ujian naik tingkat bagi pengusaha yang suka tantangan. Pengusaha disebut sukses kalau sudah melewati ratusan kesalahan. Karena itulah seni menjadi entrepreneur adalah sukses melewati masa-masa kritis seperti itu.&#8221;</p>
<p>Jika berhasil melintasinya dengan selamat, itu pertanda pintu sukses sudah di terbuka depan mata. Karena itu, jangan pernah takut akan problematika yang menghadang di depan mata, sepelik apa pun. Bahkan jika langit mau runtuh, bumi hendak tenggelam, kiamat sudah dekat. Hambatan, tantangan, kesulitan itu semua adalah ujian untuk memasuki level yang lebih tinggi. Pilihannya hanya dua, makin sukses dan survive mengarungi gelombang problema? Atau makin terpuruk ditelan frustasi?</p>
<p>&#8220;Saya sudah kenyang dengan pengalaman krisis seperti itu. Persis seperti yang Anda gambarkan. Kondisi ekonomi memburuk. Bisnis properti hancur. Bunga bank tinggi, tidak ada yang berani kredit. Banyak proyek macet, karena daya beli ikut terjun bebas. Kami rugi! Betul-betul rugi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Lalu? Tidak perlu menangis, tidak perlu bersedih. Yang diperlukan hanya strategi baru agar bisnis tetap survive. &#8220;Ketemulah ide untuk bangkit! Harta kami boleh ludes. Duit boleh habis. Aset bisa menguap semua, tetapi saya masih punya satu cadangan. Yakni kepercayaan ! Bermodal kepercayaan itulah kami bangkit lagi dan makin melambung hingga sekarang?&#8221; aku Ciputra.</p>
<p>&#8220;Bangkitkan kepercayaan Anda. Tidak boleh larut dalam keputusasaan. Inilah pentingnya orang punya integritas. Orang punya karakter. Orang punya mental juara!&#8221; kata kakek sembilan cucu yang tinggal di Bukit Golf Utama Kav III PA, Pondok Indah, Jakarta ini.</p>
<p>Ciputra menyebut, integritas atau citra diri itu modal yang tidak terhitung nilainya. Yang bisa menaikkan harga citra diri itu hanya yang bersangkutan. Kalau company, dia membuat istilah branding. Selama perusahaan itu masih memiliki brand yang kuat, dia bisa membuat 1001 macam escape dari gejolak ekonomi yang melilit. &#8220;Itulah sebabnya, branding itu penting dan mahal. Harga brand itu tidak terbatas. Yang menentukan adalah kepercayaan public. Karena itu, jagalah nama, pamor, dan reputasi Anda, agar integritas itu semakin lama semakin mengembang,&#8221; jelas pria yang lahir di Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931 ini.</p>
<p>Setelah menjawab Tikno, Ciputra menjawab pertanyaan<strong> Firman Arifin, dosen ITS Surabaya</strong>. &#8220;Bagaimana cara menciptakan budaya etika usaha yang santun dalam entrepreneurship?&#8221; ujarnya. Firman mencatat fakta-fakta yang tidak seindah warna aslinya. Sesama pengusaha itu bersaing menuju perseteruan yang tidak sehat. Saling jegal, saling jiplak konsep produk lain.&#8221;Dalam bahasa politik, itu diistilahkan dengan black campaign,&#8221; ujarnya. Lagi-lagi, Ciputra yang dikenal sebagai perekayasa mesin cetak &#8220;entrepreneur&#8221; ini tidak menggunakan teori-teori manajemen yang biasa.</p>
<p>Ciputra selalu menjawab setiap pertanyaan 100 persen dari pengalaman. Dia sudah kenyang dengan asam dan garam. Dia menekuni bisnis selama setengah abad, karena itu pengalaman hidupnya sudah memikat untuk disimak. &#8220;Pertama, Anda perlu bergaul yang banyak, terutama sesama pelaku bisnis serupa. Semacam REI dalam pengusaha real estate. Kedua, lakukan inovasi yang terus menerus, tidak boleh berhenti. Ketiga, launching ide baru, tidak lama kemudian, umumkan lagi ada ide lebih baru lagi, lebih baru lagi, dan seterusnya. Maka kompetitor pun makin sulit mengejar!&#8221;ungkapnya.</p>
<p>Ciputra mencontohkan, PT Pembangunan Jaya saat mendirikan Bintaro Jaya. Saat itu, kawasan Bintaro itu terlalu menjorok ke luar kota. Terlalu jauh dari pusat kota Jakarta. &#8220;Itu adalah bentuk inovasi kami. Membangun perumahan jauh dari kota. Tentu dengan promosi yang pas. Sepuluh tahun kemudian, tren rumah di luar kota baru ramai. Saya sudah membaca prospek ini 15 tahun yang silam, saat orang masih enggan melebarkan investasi di luar kota,&#8221; paparnya. (don kardono/*)</p>
<p><strong>Sumber : Jawa Pos</strong></p>
<p>http://jawapos.co.id/halaman/index.php?act=detail&#038;nid=89410</p>
</div>
number of view: 705]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/ciputra-andai-kiamat-sudah-dekat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tingkatkan Minat Baca, Warga Rungkut Launching Taman Baca</title>
		<link>http://www.firman-its.com/tingkatkan-minat-baca-warga-rungkut-launching-taman-baca.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/tingkatkan-minat-baca-warga-rungkut-launching-taman-baca.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 10 Feb 2008 10:04:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampung]]></category>
		<category><![CDATA[Rilis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifin.firman-its.com/?p=243</guid>
		<description><![CDATA[Pengirim: Firman Arifin &#8211; DetikSurabaya Surabaya &#8211; Perumahan Wisma Indah II Gunung Anyar, Rungkut tidak seperti biasanya. Puluhan anak-anak mulai dari TK dan SD berkumpul di salah satu rumah warga. Mereka duduk manis sambil memainkan pensil berwarnanya untuk mewarnai gambar yang diberikan oleh panitia. Lomba mewarnai ini merupakan rangkaian acara launching rumah baca &#8220;Mentari&#8221;. Rumah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span>Pengirim: Firman Arifin &#8211; DetikSurabaya</span></p>
<p>Surabaya &#8211; Perumahan Wisma Indah II Gunung Anyar, Rungkut tidak seperti biasanya. Puluhan anak-anak mulai dari TK dan SD berkumpul di salah satu rumah warga. Mereka duduk manis sambil memainkan pensil berwarnanya untuk mewarnai gambar yang diberikan oleh panitia.</p>
<p>Lomba mewarnai ini merupakan rangkaian acara launching rumah baca &#8220;Mentari&#8221;. Rumah baca ini merupakan program dari PKK RW VII Gunung Anyar Tambak Surabaya.</p>
<p>&#8220;Program ini bukan program main-main. Tapi berangkat dari keprihatinan, ketika anak-anak kita sekarang lebih mencintai tayangan televisi daripada membaca buku,&#8221; kata Anandyah selaku ketua PKK RW VII, Minggu (10/2/2008).</p>
<p>Alumni Psikologi Unair ini menambahkan, anak-anak diharapkan belajar dan melihat dari lingkungan di sekitarnya. Untuk itu dengan adanya rumah baca &#8216;Mentari&#8217; ini sebagai stimulasi bagi anak-anak untuk gemar membaca.</p>
<p>Pemotongan pita pun dilakukan oleh Ny Suprihatin yang mewakili Ibu Camat Gunung Anyar, anak-anak pun langsung menyerbu rumah baca tersebut sembari berebutan memilih buku yang disenangi.</p>
<p>Launching ini bertambah semarak karena didukung langsung oleh perpustakaan daerah Surabaya. Sebagai bentuk dukungannya, satu mobil perpustakaan keliling datang langsung ke acara ini. Selain mobil perpustakaan keliling yang memiliki 2000 judul buku, perpustakaan daerah juga memberikan bantuan ratusan buku ke rumah baca mentari.</p>
<p>&#8220;Ini program yang sangat bagus sekali, bahkan program rumah baca ini yang pertama di level kecamatan,&#8221; kata wakil Ibu Camat Gunung Anyar, Suprihatin. (firmanits@gmail.com) (fat/fat)</p>
<p>http://surabaya.detik.com/read/2008/02/10/151320/891463/468/tingkatkan-minat-baca-warga-rungkut-launching-taman-baca</p>
number of view: 813]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/tingkatkan-minat-baca-warga-rungkut-launching-taman-baca.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

