Category Archives: Rilis

Bangkitkan Kemuliaan Islam

Alhamdulillah jumat kemarin menunaikan khotib jumat di Masjid Manarul Ilmi ITS.

Ada jamaah yang minta ditulis materinya. Berikut ringkasannya.
Semoga bermanfaat

Momentum pasca aksi bela islam :
1.Allah memberikan kembali izzah/kehormatan pd umat muslim indonesia.
2.Allah memberikan kembali Kekuatan umat yaitu persaudaraan tnp melihat organisasi or golongan
3.Allah memberikan kebangkitan umat.

Pengalaman ruhiyah turun langsung ke aksi 411 dan 212 terasa sampai Skrng. Nikmatnya ukhuwah itu.

Pantau Posisi Kereta Api dengan GPS

SIKA TAPengirim: Firman Arifin – detikSurabaya

Surabaya – Kereta api merupakan salah satu alat transportasi publik yang sampai saat ini masih sangat digemari masyarakat umum terutama menengah ke bawah. Menyangkut hajat hidup orang banyak dan keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Akan tetapi hingga sekarang masih sering terjadi kecelakaan kereta api yang sangat merugikan baik bagi penumpang maupun perusahaan pengelola kereta api itu sendiri.

Kerugian itu bukan hanya materi tapi juga kerugian yang berupa dampak sosial karena hilangnya nyawa beberapa penumpang. Tabrakan antar kereta api pada jalur rel yang sama merupakan salah satu jenis kecelakaan yang paling banyak terjadi dan menimbulkan kerugian yang besar.

Salah satu penyebab kecelakaan kereta api adalah belum adanya suatu sistem yang bisa memberikan informasi berupa posisi antar kereta api yang sedang melakukan perjalanan. Dengan mengetahui posisi kereta api tersebut, maka pusat kontrol (server) dapat memantau dan mengatur jadwal serta alur rel perjalanan kereta api. Diharapkan dengan sistem seperti ini akan bisa meminimalisasi terjadinya tabrakan antar kereta api pada jalur rel yang sama.

Permasalahan inilah yang diangkat dijadikan tugas akhir di Jurusan Teknik Elektronika PENS ITS. Ali Murtadlo mahasiswa D4 salah satu merespon positif permasalahanyang diberi judul “Sistem Informasi Posisi Kereta Api dengan menggunakan GPS untuk Keselamatan Penumpang.”

Ini merupakan ide dari dosen pembimbing dari Ali Murtadlo yaitu Firman Arifin. Sistem ini menerapkan teknologi GPS untuk menentukan posisi kereta api yang sedang melakukan perjalanan. Setelah didapatkan data posisi kereta api, kemudian dikirim ke server (Operator KA) menggunakan SMS gateway. Selain itu sistem ini juga dilengkapi dengan running text sebagai informasi posisi stasiun yang dilewati kereta api kepada penumpang.

Dengan alat ini, perjalanan KA akan selalu terpantau server. Jika ada 2 atau lebih alat seperti ini, akan dapat mengurangi kecelakaan KA akibat tabrakan antar KA pada jalur rel yang sama. Walaupun alat ini kelihatannya sederhana, tapi Firman selaku pembimbing selalu menyemangati.

“Alat itu tidak hanya dilihat dari kecanggihannya, tetapi seberapa besar manfaatnya untuk orang lain, walaupun alat itu sederhana,” kata Firman memberi semangat pada Ali.

Istimewanya, judul ini mendapat dua penghargaan berupa pendanaan untuk penelitian dan pembuatannya. Pertama, Program Huawei Supporting Research Fund yaitu dana bantuan beasiswa penelitian untuk membuat Tugas Akhir.

“Dengan bantuan dari PT. Huawei, saya semakin bersemangat dalam mengerjakan TA,” tutur Ali Murtadlo.

Kedua kata Ali mendapat penghargaan dari  Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2010. “Karena sistem yang dibangun ini sangat aplikatif, kami mengajukan judul TA ini ke PKM. Alhamdulillah, judul TA ini lolos dalam ajang kreatifitas mahasiswa paling bergengsi antar kampus di Indonesia,” ungkap pemuda yang mendapat nilai A untuk hasil karyanya ini.(firmanits@gmail.com) (wln/wln)

http://surabaya.detik.com/read/2010/02/16/114255/1300472/468/pantau-posisi-kereta-api-dengan-gps

http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=6484
http://kampus.okezone.com/index.php/ReadStory/2010/02/16/65/304156/mahasiswa-its-kembangkan-gps-untuk-kereta

Konsultasi Online Tugas Akhir PENS-ITS Bergaya Facebook

Konsultasi_TA_gaya_FB285Surabaya – Hari gini tidak tahu Facebook? Itulah jawaban generasi sekarang kalau ditanya tahu tidaknya tentang Facebook. Situs jejaring sosial ini sepertinya sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam keseharian kita. Di mana ada warnet, di situ pasti ada yang mengakses Facebook. Di mana ada remaja mengotak-atik ponselnya, di situ pula ada logo ‘F’ berwarna putih dengan background warna biru.

Melihat kegandrungan masyarakat terhadap Facebook, ditangkap oleh Firman Arifin, ST.MT. untuk ‘meniru’ ide jejaring sosial ini di kampusnya. Hanya pada saat itu belum fokus kira-kira untuk apa aplikasi itu.

Namun sejak diamanahi sebagai koordinator Tugas Akhir (TA) di jurusan teknik elektronika, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS-ITS),  Firman mulai merealisasikan idenya dengan membuat aplikasi ‘Konsultasi Online Tugas Akhir’.

“Saya melihat ada sesuatu yang menarik dari model Facebook ini. Selain tampilannya sederhana, tapi mempunyai magnet tersendiri bagi penggunannya. Karenanya, saya membuat konsultasi online tugas akhir ini, agar mahasiswa yang sedang tugas akhir dan dosen sebagai pembimbingnya bisa lengket seperti magnet dengan aplikasi ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima detikINET, Senin (11/1/2010).

Lebih lanjut, pria yang senang coding ini menjelaskan bahwa, ‘Konsultasi Online Tugas Akhir’ ini bukan hanya untuk mahasiswa dan dosen pembimbingnya saja. Namun juga bisa untuk memonitor progress atau perkembangan tugas akhir.

“Sehingga tepatlah aplikasi ini diberi nama e-prota online. E adalah singkatan dari jurusan elektronika, sedangkan prota adalah progress tugas akhir. Atau bisa juga diartikan, Progress Tugas Akhir Mahasiswa Jurusan Elektronika PENS ITS secara online,” jelas Firman.

Ir. Rika Rokhana, MT., Ketua Jurusan Teknik Elektronika PENS-ITS menyambut baik ide dan realisasi program ini. “Semoga dengan sistem online ini, proses pembimbingan menjadi lebih baik dan lebih termonitor. Dan akhirnya output proyek akhir jadi lebih baik,” tukas wanita berjilbab ini.

“Kalau tahun sebelumnya jurusan tidak tahu masing-masing mahasiswa terkait progress tugas akhirnya, dan baru ketahuan pada saat pendaftaran untuk maju sidang,” lanjutnya.

Di aplikasi ini, bukan hanya manajemen yang diklaim dapat terbantu dalam monitoring tugas akhir, terlihat mahasiswa menyambut dengan antusias.

Salah satu komentar yang ada di ‘dinding umum’ ditulis oleh Gagas Setya Wahyuaji, “Waaaahhh.. . (tolah-toleh liat kanan kiri terkagum-kagum).. . Kalo gini g usah ke kampus deh..:-p“. Begitu juga komentar dari Yus Rizal Permana, “Alhamdulillah… mempermudah mahasiswa ni pak. Tidak ada alasan lagi mencari dosen pembimbing. 🙂 matur nuwun“.
( ash / faw )

http://www.detikinet.com/read/2010/01/11/163858/1276032/404/konsultasi-online-tugas-akhir-pens-its-bergaya-facebook

http://www.its.ac.id/berita.php?nomer=6345

http://www.beritajatim.com/citizenjurnalism.php?newsid=372

Wisata Anyar Mangrove Diresmikan

21040_1337282675662_1338961909_31005495_204393_nPengirim: Firman Arifin – detikSurabaya

Surabaya – Tak hanya Kebun Binatang Surabaya (KBS) atau pun Pantai Kenjeran tempat wisata. Ingin mencoba mencari tempat bersantai yang nikmat sambil ditemani angin.

Tempat wisata baru itu bernama ‘Wisata Anyar Mangrove’ yang berada di Gunung Anyar. Launching tempat wisata anyar itu bertepatan tanggal 1 Januari 2010 lalu. Walikota Surabaya, Bambang DH meresmikan kawasan itu.

Ini disaksikan Yusak Anshori (kepala Surabaya Tourism Board), Camat Gunung Anyar Kanti Budiarti, Lurah Gunung Anyar Tambak Jailani, Pakar Tata Kota, Johan Silas dan Firman Arifin, Ketua RW VII Gunung Anyar Tambak, mewakili warga yang menggagas acara ini.

Firman Arifin yang berprofesi sebagai dosen di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS ITS) ini, menyampaikan bahwa ide atau gagasan dari warga datang secara spontanitas. Dari ide dadakan ini panitia hanya punya waktu dua pekanan untuk merealisasikannya.

“Sebelumnya tidak ada rencana ntuk mengundang walikota. Tapi begitu proposal masuk ke kelurahan dan kecamatan, respon pemerintah sangat mengapresiasi ide ini,” kata Firman dalam rilis yang dikirim ke detiksurabaya.com, Senin (4/1/2010).

Ide itu berasal warga Perumahan Wisma Indah Dua dan Tirta Agung. Beberapa masukan dari penggagas ‘Wisata Anyar Mangrove’ agar kedepan bisa menjadi alternatif wisata di Surabaya.

Pertama, pengerukan dasar Sungai Kebong Agung. Karena dengan kondisi sekarang ini, kalau kondisi sungai yang berhubungan langsung dengan laut ini sedang surut, maka perahu untuk membawa para wisatawan ke tempat wisata agak terhambat.

Kedua, pembenahan dermaga. Dermaga yang ada sekarang masih terlalu sempit dan hanya ada satu saja. Dengan bertambahkan para wisatawan, agar bisa melayani dengan baik dan cepat, mau tidak mau memang perlu dibenahi. Ketiga, bantuan perahu untuk wisata bahari.

Selama ini, kebanyakan pengunjung menggunakan perahu-perahu milik nelayan untuk mencapai area mangrove dengan kondisi perahu seadanya.

Dengan desain dan bahan yang tepat, perahu wisata ini diharapkan wisatawan lebih bisa menikmati berbagai spesies flora dan fauna, seperti burung, monyet ekor panjang dan lainnya.

Sampai hari kedua sejak dibukanya Wisata Anyar Mangrove (WAM) yang berada sekitar 2 Km ke arah timur kampus UPN ini, bukan hanya pengunjung yang berasal dari daerah gunung anyar atau rungkut saja.

“Hampir dari seluruh warga sudah menikmati wisata mangrove,” tutur Ketua Panitia, Gramang.(firmanits@gmail.com)

(wln/wln)

http://surabaya.detik.com/read/2010/01/04/163004/1271456/468/wisata-anyar-mangrove-diresmikan

Tingkatkan Minat Baca, Warga Rungkut Launching Taman Baca

Pengirim: Firman Arifin – DetikSurabaya

Surabaya – Perumahan Wisma Indah II Gunung Anyar, Rungkut tidak seperti biasanya. Puluhan anak-anak mulai dari TK dan SD berkumpul di salah satu rumah warga. Mereka duduk manis sambil memainkan pensil berwarnanya untuk mewarnai gambar yang diberikan oleh panitia.

Lomba mewarnai ini merupakan rangkaian acara launching rumah baca “Mentari”. Rumah baca ini merupakan program dari PKK RW VII Gunung Anyar Tambak Surabaya.

“Program ini bukan program main-main. Tapi berangkat dari keprihatinan, ketika anak-anak kita sekarang lebih mencintai tayangan televisi daripada membaca buku,” kata Anandyah selaku ketua PKK RW VII, Minggu (10/2/2008).

Alumni Psikologi Unair ini menambahkan, anak-anak diharapkan belajar dan melihat dari lingkungan di sekitarnya. Untuk itu dengan adanya rumah baca ‘Mentari’ ini sebagai stimulasi bagi anak-anak untuk gemar membaca.

Pemotongan pita pun dilakukan oleh Ny Suprihatin yang mewakili Ibu Camat Gunung Anyar, anak-anak pun langsung menyerbu rumah baca tersebut sembari berebutan memilih buku yang disenangi.

Launching ini bertambah semarak karena didukung langsung oleh perpustakaan daerah Surabaya. Sebagai bentuk dukungannya, satu mobil perpustakaan keliling datang langsung ke acara ini. Selain mobil perpustakaan keliling yang memiliki 2000 judul buku, perpustakaan daerah juga memberikan bantuan ratusan buku ke rumah baca mentari.

“Ini program yang sangat bagus sekali, bahkan program rumah baca ini yang pertama di level kecamatan,” kata wakil Ibu Camat Gunung Anyar, Suprihatin. (firmanits@gmail.com) (fat/fat)

http://surabaya.detik.com/read/2008/02/10/151320/891463/468/tingkatkan-minat-baca-warga-rungkut-launching-taman-baca