<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>:: FAO - Firman Arifin Online &#187; MotivAksi</title>
	<atom:link href="http://www.firman-its.com/category/motivaksi/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.firman-its.com</link>
	<description>Belajar dan Bekerja dengan Cinta</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Jan 2012 11:57:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Gerakan 150 PKM PENS, Ready to PIMNAS 2012</title>
		<link>http://www.firman-its.com/gerakan-150-pkm-pens-ready-to-pimnas-2012.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/gerakan-150-pkm-pens-ready-to-pimnas-2012.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 24 Sep 2011 10:22:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[MotivAksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.firman-its.com/?p=915</guid>
		<description><![CDATA[EEPIS-Online(23/09), dalam rangka Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), BEM PENS mengadakan acara Seminar PKM yang bertemakan "Hidupkan jiwa kreativitas mahasiswa PENS Gerakan 150 PKM PENS, Ready to PIMNAS 2012" di gedung Teater PENS pada pukul 19.00 wib, yang dihadiri oleh kurang lebih 70 mahasiswa PENS dari berbagai angkatan. Dalam acara tersebut Bapak Firman Arifin selaku pemateri [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<pre><a href="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2011/09/24/gerakan-150-pkm-pens-ready-to-pimnas-2012/pkm-pens2011.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-916" title="pkm-pens2011" src="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2011/09/24/gerakan-150-pkm-pens-ready-to-pimnas-2012/pkm-pens2011-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>EEPIS-Online(23/09), dalam rangka Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), BEM PENS mengadakan acara Seminar PKM yang bertemakan "Hidupkan jiwa kreativitas mahasiswa PENS Gerakan 150 PKM PENS, Ready to PIMNAS 2012" di gedung Teater PENS pada pukul 19.00 wib, yang dihadiri oleh kurang lebih 70 mahasiswa PENS dari berbagai angkatan.

Dalam acara tersebut Bapak Firman Arifin selaku pemateri memberikan banyak masukan agar mahasiswa nantinya dapat membuat banyak ide tentang PKM "Ikatlah Ilmu dengan menulis" itulah salah satu cara yang diberikan oleh pemateri. "Harapan saya semoga di PENS untuk 150 atau Lebih PKM dapat tercapai, tidak hanya yang datang seminar saja yang ikut PKM tapi saya juga berharap kalian dapat mengajak tman-teman kalian supaya nantinya dapat ikut serta dalam Program Kreativitas Mahasiswa," ujar Bapak Firman Arifin. Selain itu tidak hanya Bapak Firman Arifin saja yang memberikan materi kepada peserta, Bapak Dwi Kurnia Basuki pun ikut memberikan materi, dimana nantinya mahasiswa dapat mengikuti PKM karena dengan ikut PKM dapat:

- Mendorong kreativitas mahasiswa sejak awal dalam penelitian, pengabdian masyarakat, pengembangan gagasan dan penulisan ilmiah.

- Meningkatkan kemampuan lulusan untuk meraih kesempatan bekerja atau berwirausaha.

- Mengalihkan kegiatan konta produktif mahasiswa menjadi produktif dan konstruktif.

Untuk Batas dari pengumpulan proposal PKM sendiri adalah tanggal 13 oktober di sekretariat BEM PENS.

Untuk informasi lebih lanjut kunjungi http://dp2m.dikti.go.id (dvi/ade).</pre>
number of view: 205]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/gerakan-150-pkm-pens-ready-to-pimnas-2012.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ada Kesulitan, Pasti Ada Kemudahan</title>
		<link>http://www.firman-its.com/ada-kesulitan-pasti-ada-kemudahan.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/ada-kesulitan-pasti-ada-kemudahan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Sep 2011 09:16:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[MotivAksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.firman-its.com/?p=912</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang ayah yang hidup di daerah dengan empat musim. Ia menyuruh anak-anaknya ke hutan melihat sebuah Pohon Pir di waktu yang berbeda. Anak pertama disuruhnya pergi pada musim DINGIN, anak ke-2 pada musim SEMI, anak ke-3 pada musim PANAS dan anak yang ke-4 pada musim GUGUR. Anak 1: Pohon Pir itu tampak sangat jelek [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2011/09/15/dibalik-kesulita/unduhan.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-913" title="unduhan" src="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2011/09/15/dibalik-kesulita/unduhan.jpg" alt="" width="225" height="225" /></a>Ada seorang ayah yang hidup di daerah dengan empat musim. Ia menyuruh anak-anaknya ke hutan melihat sebuah Pohon Pir di waktu yang berbeda.</p>
<p>Anak pertama disuruhnya pergi pada musim DINGIN, anak ke-2 pada musim SEMI, anak ke-3 pada musim PANAS dan anak yang ke-4 pada musim GUGUR.</p>
<p>Anak 1: Pohon Pir itu tampak sangat jelek dan batangnya bengkok.<br />
Anak 2: Pohon itu dipenuhi kuncup hijau yang menjanjikan.<br />
Anak 3: Pohon itu dipenuhi dengan bunga yang menebarkan bau harum.<br />
Anak 4: Ia tdk setuju dengan saudaranya, ia berkata bahwa pohon itu penuh dengan buah yang matang dan ranum.</p>
<p>Kemudian sang ayah berkata bahwa kalian semua benar, hanya saja kalian melihat pohon yang sama di waktu berbeda.</p>
<p>Ayahnya berpesan: &#8220;Mulai sekarang jangan pernah menilai kehidupan hanya berdasarkan satu masa yang sulit&#8221;.</p>
<p>Ketika anda sedang mengalami masa sulit, segalanya terlihat tidak menjanjikan, banyak kegagalan dan kekecewaan, jangan cepat menyalahkan diri dan orang lain bahkan berkata bahwa anda tidak mampu, bodoh dan bernasib sial&#8230;</p>
<p>Ingatlah&#8230;dirimu amat berarti, dan tidak ada istilah &#8220;nasib sial&#8221; bagi orang percaya!</p>
<p>Tetap setia, mengerjakan apa yang menjadi bagian dan tugas kita;  dan percaya bahwa Allah SWT akan memenuhi segala janji-Nya&#8230;</p>
<p>Jika kita tidak bersabar ketika berada di musim dingin, maka kita akan kehilangan musim semi dan musim panas yang menjanjikan harapan, sehingga kita tidak akan bisa menuai hasil di musim gugur.</p>
<p>&#8220;Kegelapan malam tidak seterusnya, bertahanlah karena esok pasti datang fajar yang mengusir kegelapan.&#8221;</p>
number of view: 323]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/ada-kesulitan-pasti-ada-kemudahan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>IKA PENS: Satukan Semua Lintas Angkatan</title>
		<link>http://www.firman-its.com/ika-pens-satukan-semua-lintas-angkatan.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/ika-pens-satukan-semua-lintas-angkatan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Nov 2010 07:58:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[MotivAksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.firman-its.com/?p=798</guid>
		<description><![CDATA[EEPIS-Online, Tak terasa PENS telah genap berusia 22 tahun. Institusi yang berdiri dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada pertengahan tahun 1988 ini telah melahirkan lebih dari 5000 alumni-alumni yang sukses.  Tidak hanya menyebar di Indonesia, alumni PENS juga tersebar di berbagai belahan dunia seperti Singapore, Norwegia, Jepang, Amerika, Arab. Oleh karena itu, sudah saatnya IKA [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="navTengah">
<div id="isi">
<p><em><strong><a href="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/11/30/ika-pens-satukan-semua-lintas-angkatan/reuni-pens-2010.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-799" title="reuni pens 2010" src="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/11/30/ika-pens-satukan-semua-lintas-angkatan/reuni-pens-2010-300x178.jpg" alt="" width="300" height="178" /></a>EEPIS-Online</strong></em>, Tak terasa  PENS telah genap berusia 22 tahun. Institusi yang berdiri dan diresmikan  oleh Presiden Soeharto pada pertengahan tahun 1988 ini telah   melahirkan lebih dari 5000 alumni-alumni yang sukses.  Tidak hanya  menyebar di Indonesia, alumni PENS juga tersebar di berbagai belahan  dunia seperti Singapore, Norwegia, Jepang, Amerika, Arab. Oleh karena  itu, sudah saatnya IKA PENS membangun sebuah koordinasi yang terstruktur  dan terorganisir dengan baik.</p>
<p>Pertemuan hari ini(28/11)  adalah Pra Pertemuan, sebelum pertemuan akbar alumni di ulang tahun  perak PENS yang genap berusia 25 tahun pada  2013 nanti. Acara dipandu  oleh Pak Firman, akrab disapa Cak Firman oleh para alumni. Suasana  kekeluargaan begitu terasa pada kegiatan yang mempertemukan semua  lulusan PENS lintas angkatan ini.</p>
<p>Kemudian, sambutan pertama dari Cak Sugeng, Alumnus  angkatan 90, mulai membakar semangat dari para alumni, beliau mengajak  untuk mendoakan semua dosen, guru, dan karyawan yang mana karena jasa  mereka sangat berperan penting dalam keberhasilan para alumni. Serta  menjadi titik tumpu sebelum memasuki dunia kerja. Alumnus jurusan  telekomunikasi tersebut sangat bangga dengan kualitas para alumni.</p>
<p>&#8220;Alumni PENS sudah sangat dipercaya di dunia  kerja, Jujur,di Perusahaan Philips yang saya tempati,mereka kagum dengan  alumni PENS, jadi cukup menulis lamaran saja, maka alumni PENS akan  langsung di diterima di perusahaan yang saya tempati.&#8221; ujar Cak Sugeng.</p>
<p>Acara diteruskan dengan pemilihan ketua IKA PENS  untuk  pertama kali. Para kandidat seperti Cak Ishyom, Cak Didik tampak  sangat bersemangat. Akhirnya, setelah melalui rapat yang begitu menarik,  diputuskan untuk voting.  Cak Ishyom terpilih menjadi ketua IKA PENS  yang pertama kali.</p>
<p>&#8220;Terimakasih atas kepercaayan yang diberikan  kepada saya, dan saya memohon dukungan dari semua angkatan untuk  mensukseskan Reuni Akbar di ulang tahun perak PENS ke 25.&#8221; tutur Ishyom  dalam sambutannya.</p>
<p>Beliau merupakan pelopor IKA PENS. Kemudian di sela  sambutannya ia bercerita bahwa sempat  mencoba beberapa kali untuk  menghidupkan alumni PENS pada beberapa waktu sebelumnya, tapi karena  terkendala banyak hal, dan cita-cita itu masih tertunda. Namun kini  cita-cita itu telah terwujud. Untuk menindak lanjuti hal ini, di  bentuklah koordinasi-koordinasi olehnya.</p>
<p>Mengingat hal  tersebut  merupakan langkah yang  perlu diambil untuk mempermudah koordinasi IKA PENS di tahun-tahun ke  depan. Acara dilanjutkan dengan nostalgia kampus oleh para alumni.  Terasa telah banyak perbedaan yang mengesankan dibandingkan ketika era  para alumni masih duduk di bangku kampus PENS. Foto bersama di lapangan  merah menutup serangkaian acara ini.(<em><strong>ziz/mel</strong></em>)</p>
</div>
</div>
number of view: 650]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/ika-pens-satukan-semua-lintas-angkatan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tri Joko &#8216;Jackmania&#8217; Rubiyanto, Juara Desain Aplikasi iPad Tingkat Dunia di Las Vegas</title>
		<link>http://www.firman-its.com/tri-joko-jackmania-rubiyanto-juara-desain-aplikasi-ipad-tingkat-dunia-di-las-vegas.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/tri-joko-jackmania-rubiyanto-juara-desain-aplikasi-ipad-tingkat-dunia-di-las-vegas.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Nov 2010 23:54:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[MotivAksi]]></category>
		<category><![CDATA[Sain-Teknologi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.firman-its.com/?p=795</guid>
		<description><![CDATA[Prestasi mentereng kembali ditorehkan putra Indonesia. Pada 11-14 Oktober, Tri Joko Rubiyanto menyabet jawara desain aplikasi iPad sejagat yang dihelat di Metro-Goldwyn-Mayer (MGM) Mirage, Las Vegas, Amerika Serikat. &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; AGUNG PUTU ISKANDAR, Jakarta &#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212; Di dunia maya, nama Tri Joko Rubiyanto dikenal dengan nama djackmania. Nama itu dipilih bukan lantaran dia penggemar klub sepak bola [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/11/18/auto-draft/trijoko-ipad.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-796" title="trijoko ipad" src="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/11/18/auto-draft/trijoko-ipad-300x200.jpg" alt="" width="300" height="200" /></a>Prestasi mentereng kembali  ditorehkan putra Indonesia. Pada 11-14  Oktober, Tri Joko Rubiyanto menyabet jawara desain aplikasi iPad  sejagat yang dihelat di Metro-Goldwyn-Mayer (MGM) Mirage, Las Vegas,  Amerika Serikat.</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;<br />
AGUNG PUTU ISKANDAR, Jakarta<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;</p>
<p>Di dunia maya, nama Tri Joko Rubiyanto dikenal dengan nama djackmania.  Nama itu dipilih bukan lantaran dia penggemar klub sepak bola asal ibu  kota, Persija. Tetapi, bapak dua anak itu kadung karib dipanggil Jack  oleh rekan-rekannya. &#8220;Karena tinggalnya di Jakarta, sekalian saja  djackmania,&#8221; kata Jack saat ditemui di tempatnya bekerja di sebuah  kantor agen periklanan di kompleks Timah, Pancoran, Jakarta Selatan,  pekan lalu.</p>
<p>Ruangan kerja Jack cukup sederhana. Berukuran 16 meter persegi dengan  enam komputer yang ditata di tengah saling membelakangi. Dinding selatan  ruangan terdapat jendela kaca berhadapan dengan pepohonan akasia yang  lumayan tinggi. Ruangan mungil di lantai 2 itu pun menjadi cerah dan  seger. Tidak sumpek meski AC dimatikan.</p>
<p>Saat ditemui Jawa Pos, Jack sedang mengutak-atik iPad. Perangkat terbaru  produksi Apple Inc. itu dibungkus selubung kain yang membuatnya  terlihat eye-catching. Beberapa kali dia me-nutul-nutul dan  menggesek-gesek layar perangkat anyar itu dengan tangannya.</p>
<p>Jack lantas membuka sebuah desain aplikasi dan memamerkan kepada Jawa  Pos. Desain itu dibuat untuk perusahaan dengan merek dagang Ferguson,  sebuah produsen peralatan dapur dan rumah tangga yang kondang di negeri  Barat. Separo layar digunakan untuk gambar keran air. Jack menggunakan  warna dominan hitam dan hijau gelap. &#8220;Biar kelihatan mewah. Ini kan  merek high end. Jangan pakai warna terlalu cerah,&#8221; ujarnya mulai  nge-tips.</p>
<p>Lelaki gondrong itu lantas &#8220;mencolek&#8221; salah satu menu di baris bawah. Di  laman kedua itu Jack tetap memadukan warna hijau gelap dan hitam.  Gambar-gambar peralatan ledeng dia bikin simpel dan tidak terlalu ramai.  Satu frame, satu jenis peralatan ledeng. Rapi dan spesial.</p>
<p>Dua laman itu memang sederhana. Tapi, dua laman tersebut sudah cukup  untuk membawa lelaki kelahiran Ngawi, Jawa Timur, tersebut menyabet  jawara Kompetisi Studio 2010 TopCoder Open (TCO), turnamen pemrograman  komputer dan desain kreatif kompetitif terkemuka dunia. Jack meraup  hadiah duit USD 200 ribu (sekitar Rp 1,8 miliar dengan kurs USD 1 = Rp  9.000).&#8221;Tapi, pajaknya banyak. Dipotong sana sini menjadi tinggal USD  150 ribu,&#8221; katanya dengan dahi bekernyit. Berarti, jika dirupiahkan,  potongannya Rp 450 juta (USD 50 ribu).</p>
<p>Lomba tahunan itu diadakan TCO melalui situs topcoder.com. TCO tidak  semata mengadakan lomba. Situs itu bekerja sama dengan sejumlah merek  dagang internasional yang langsung membeli kreativitas para jawara jika  desainnya pas.</p>
<p>Jenis lomba yang diadakan TCO pun beragam. Mulai pemrograman,  arsitektur, hingga desain grafis untuk website dan aplikasi iPad. Nah,  khusus yang disebut terakhir, menurut TCO sebagai kompetisi studio.  Kompetisi tersebut diikuti ribuan peserta dari seluruh dunia. Awalnya,  para peserta diseleksi secara online selama empat bulan. Mereka harus  mengumpulkan poin-poin dari setiap desain yang mereka serahkan.</p>
<p>Setelah lulus seleksi, 14 orang akan dibawa ke babak semifinal dan  final. Dua babak penentuan itu digelar di MGM Mirage di Las Vegas,  Amerika Serikat. Penentuan juara berlangsung singkat. Hanya lima hari  mulai tanggal 11 hingga 14 Oktober lalu.</p>
<p>Di babak semifinal, 14 peserta dibagi dua grup. Di setiap grup, tiga  teratas akan dibawa ke final. Enam peserta itulah yang bakal bertempur  memperebutkan trofi bergengsi bagi para desainer. Jack bersaing dengan  semifinalis dan finalis dari beberapa negara. Di antaranya, Venezuela,  Filipina, India, Hongkong, Australia, Denmark, plus tiga rekan dari  Indonesia.</p>
<p>Babak final, kata Jack, merupakan babak yang paling menegangkan. Dia  memiliki nilai yang sama kuat dengan Dale Napier, peserta dari  Australia. Namun, juri akhirnya memilih karya Jack sebagai jawara  Kompetisi Studio 2010. &#8220;Rasanya bangga. Berkali-kali saya ikut lomba  ini, tapi tidak pernah juara. Akhirnya juara sekarang,&#8221; kata lelaki 34  tahun lulusan Jurusan Teknik Elektro ITS itu lantas tersenyum. (c4/kum)</p>
<p>http://www.jpnn.com/read/2010/11/17/77248/Tri-Joko-%27Jackmania%27-Rubiyanto,-Juara-Desain-Aplikasi-iPad-Tingkat-Dunia-di-Las-Vegas-</p>
number of view: 1036]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/tri-joko-jackmania-rubiyanto-juara-desain-aplikasi-ipad-tingkat-dunia-di-las-vegas.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berkah Ramadhan, Soal Sepele dengan Pertaruhan Jabatan</title>
		<link>http://www.firman-its.com/berkah-ramadhan-soal-sepele-dengan-pertaruhan-jabatan.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/berkah-ramadhan-soal-sepele-dengan-pertaruhan-jabatan.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2010 02:26:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[Kampus]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[MotivAksi]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial-Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.firman-its.com/?p=786</guid>
		<description><![CDATA[Dahlan Iskan: Soal Sepele dengan Pertaruhan Jabatan Inilah CEO&#8217;s note edisi ke-9 yang untuk menuliskannya tidak perlu mikir. Ini gara-gara e-mail curhat seorang karyawan yang dikirim ke beberapa rekannya pertengahan bulan Ramadan lalu. Salah satu alamat cc e-mail tersebut untuk saya sehingga saya ikut membacanya. E-mail itulah yang kemudian mendapat reaksi luas, bersahut-sahutan, dari karyawan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/09/21/berkah-ramadhan-soal-sepele-dengan-pertaruhan-jabatan/rokok-mati.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-787" title="rokok-mati" src="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/09/21/berkah-ramadhan-soal-sepele-dengan-pertaruhan-jabatan/rokok-mati-300x171.jpg" alt="" width="300" height="171" /></a>Dahlan Iskan: Soal Sepele dengan Pertaruhan Jabatan</p>
<p>Inilah  CEO&#8217;s <em>note</em> edisi ke-9 yang untuk menuliskannya tidak  perlu  mikir. Ini gara-gara <em>e-mail</em> curhat seorang karyawan yang   dikirim ke beberapa rekannya pertengahan bulan Ramadan lalu. Salah satu   alamat <em>cc e-mail</em> tersebut untuk saya sehingga saya ikut   membacanya. <em>E-mail</em> itulah yang kemudian mendapat reaksi luas,   bersahut-sahutan, dari karyawan lainnya.</p>
<p>Saya terus  mengikutinya dengan seksama. <em>E-mail</em> itu lantas  saya teruskan  ke semua direksi PLN. Mereka pun ikut menanggapi. Lalu  lintas <em>e-mail</em> antar karyawan itulah yang menjadi bagian pertama  CEO&#8217;s <em>note</em> kali ini. Sedangkan tanggapan para direktur saya  tempatkan di bagian  berikutnya.</p>
<p>Inilah CEO&#8217;s <em>note</em> dadakan karena  sudah harus terbit pada  akhir Ramadan. Agar berkahnya masih kuat.  Setidaknya, agar momentumnya  masih <em>nyambung</em>. Setidaknya lagi,  agar begitu bulan puasa lewat,  apa yang dimaksudkan dalam CEO&#8217;s <em>note</em> ini langsung bisa  dilaksanakan di semua kantor PLN di seluruh  Indonesia.</p>
<p>Sebenarnya,  sudah banyak pimpinan cabang PLN  yang menerapkan peraturan ini lebih  dulu dari pusatnya, tapi masih  sporadis. Beberapa pimpinan cabang PLN  memang ikut mengeluhkan  pengapnya kantor pusat saat mereka datang ke  Jakarta.</p>
<p>Saya  sendiri, di tempat saya yang lama (<em>Jawa Pos</em>,<em> </em>Red),   pernah mengeluarkan peraturan seperti ini. Jadi, bagi saya tidak ada   masalah. Hasilnya juga sudah terbukti sangat baik. Karena itu, kalau   sekarang saya dituntut karyawan PLN untuk mengeluarkan ketentuan yang   sama, ibaratnya <em>asu rindhik digitik</em>. Seperti orang lapar   tiba-tiba disuruh makan <em>xia fei</em></p>
<p>Bahkan,   ketentuan yang pernah saya buat di tempat saya yang lama itu lebih   keras. Larangan tersebut mula-mula hanya berlaku di ruang kerja. Lalu,   berhasil diperluas ke seluruh gedung. Dua tahun berikutnya lebih keras   lagi: Karyawan yang tidak memedulikan larangan itu tidak boleh memegang   jabatan struktural.</p>
<p>Terakhir, larangan tersebut   berbunyi: Barang siapa masih melakukannya, tunjangan kesehatannya (biaya   pengobatannya) dihapuskan! Untuk apa memberikan tunjangan kesehatan   kalau dia sendiri dengan sengaja mengorbankan kesehatannya!</p>
<p>Kebetulan,    semua direksi saya waktu itu tidak ada yang begitu. Setidaknya, sudah   tidak melakukannya lagi sebelum jadi direktur. Itu sebuah kebetulan  yang  hebat. Sekarang pun, tidak seorang pun direksi PLN yang  melakukannya.  Jadi, pasti, peraturan ini akan bisa ditegakkan dengan  keras.</p>
<p>Saya   perhatikan, di mana-mana, termasuk di  anak-anak perusahaan tempat saya  dulu bekerja, ketentuan seperti ini  sulit dilaksanakan karena satu  alasan: di antara pimpinannya sendiri  ada yang melakukannya. Bahkan,  sebagaimana bisa dibaca dalam kutipan <em>e-mail</em> di bawah nanti, ada  salah seorang direksi PLN yang di tempat lamanya  dulu, di sebuah unit  PLN, kerasnya melebihi saya. Di samping ada juga  yang lucunya sangat <em>mengabunawas</em>.  Yakni, seorang direktur yang  aslinya Surabaya dan memang alumnus ITS.</p>
<p>Maka,   untuk  meneruskan berkah Ramadan itu, ketentuan ini mulai berlaku di PLN  sejak  hari pertama masuk kerja pasca-Lebaran. SK direksinya sudah   diterbitkan awal September lalu. Sebetulnya saya malu. Mengeluarkan   ketentuan begini saja <em>kok</em> menghabiskan masa jabatan hampir   delapan bulan. Kesannya seperti pimpinan yang tidak tegas.</p>
<p>Perusahaan-perusahaan    maju di seluruh dunia sudah lama menerapkannya. Kalau tidak segera   dibuat, kesannya, di bidang ini pun PLN ketinggalan jauh. Untung ada <em>e-mail</em> berikut ini. Bisa menjadi pemicu awal ketentuan baru ini:</p>
<p>***<em>Bulan   Ramadhan memang bulan penuh rahmat. Hikmah Ramadhan kali ini  tak  hanya membekaskan hikmah-hikmah spiritual, tapi juga yang lain.  Setelah  beberapa hari memasuki Ramadhan aku merasakan kelapangan  tersendiri  memasuki ruang kerja.</em></p>
<p><em>Ya, dada ini begitu lapang,  lega, dan nyamaaaannn.</em></p>
<p><em>Tidak seperti hari-hari  sebelum Ramadhan.</em></p>
<p><em>Semenjak kepindahanku ke PLN  Pusat ini lima bulan yg lalu, dada  begitu sesaknya. Bahkan sudah  semenjak pagi buta, saat baru keluar dari  pintu lift sekali pun.</em></p>
<p><em>Bahkan  terkadang aku malu saat punya tamu, dan mereka melihat  kantor PLN-ku  yang megah dan ber-AC tapi penuh dengan asap rokok.</em></p>
<p><em>Ya,  di hari kelimabelas Ramadhan hikmah besar ini aku rasakan.  Hilanglah  sudah bekas-bekas asap rokok. Rupanya perlu 15 hari tersendiri  untuk  menghilangkan sisa-sisa asap rokok itu. </em></p>
<p><em>Dada  menjadi begitu lapaaaang. Beraktivitas pun menjadi lebih  bersemangat.  Terasa sebuah kebersamaan hakiki: bekerja sehat adalah  milik bersama.</em></p>
<p><em>Alhamdulillah.</em></p>
<p><em>Lalu.</em></p>
<p><em>Adakah  ini bisa berlanjut sesudah Ramadhan? Selamanya? Adakah  bekerja sehat  ini akan berhasil kembali menjadi milik kita?</em></p>
<p><em>Aku  enggak tahu, apakah hanya aku yang enggak tahan dengan asap  itu?</em></p>
<p><em>Aku  engga tahu, apakah aku yang terlalu menuntut hakku agar udara  kamar  kerjaku bersih? Aku enggak tahu, apakah merokok di ruang AC memang   sudah dibenarkan? (sesuatu yg tidak aku dapati di unit-unit yang telah   kulalui).</em></p>
<p><em>Aku juga enggak tahu, apakah &#8216;hanya&#8217;  untuk bekerja sehat diperlukan  SK DIREKSI?</em></p>
<p><em>Hehehe. </em></p>
<p>(Supriyadi M.S., risk infrastructure, divisi  manajemen risiko)</p>
<p><strong> <em> ***</em> </strong></p>
<p><em>Kang  Supri, banyak orang menonjolkan ego dan urat sarafnya, hanya  karena  sebatang rokok. Kalau diingatkan bahwa merokok itu mengganggu   kesehatan&#8230; banyak yang menjawab yang tidak merokok pun banyak yang   mati duluan. Astaghfirullah. </em></p>
<p><em>Kalau orang luar  negeri datang ke kantor kita,  mereka merokoknya keluar gedung. Atau ke  ruang khusus tempat merokok.  Yakni saat rapat break 10-15 menit&#8230;  kemudian balik dan lanjut kerja.  PLN sudah lama punya buku COC (code of  conduct</em>,<em> </em>Red<em>) dan  sudah naik cetak edisi yang baru.  Tapi kayaknya hanya akan menjadi  etalase berikutnya kalau tidak  diimplementasikan. </em></p>
<p><em>Hanya  waktu yang akan  menjawab&#8230; apakah PLN bangkit&#8230; atau sebaliknya. Ini  hampir terjadi  di seluruh PLN. Lebih gawat lagi mereka juga masih  merokok di kamar  kecil alias WC. Maaf ini hanya mengungkapkan  ketidakberdayaan saya  melihat kondisi ini. Semoga masih ada waktu untuk  menikmati hari-hari  kerja TANPA ASAP ROKOK di luar bulan Ramadhan. (Tri  Prantoro</em>,<em> perencanaan korporat PT PLN).</em></p>
<p><em> ***</em></p>
<p><em>Kok  sama ya. Ini juga kegelisahan saya. Saya pernah masuk ke salah  satu  ruang Kadiv (kepala divisi). Uh! Bau asap rokok. Yang juga berat   adalah: banyaknya puntung rokok di sekitar kita. Saya sudah minta bagian   umum untuk mengadakan pos penerimaan puntung rokok setelah Lebaran   nanti. Dengan imbalan Rp 1.000/puntung. </em></p>
<p><em>Kalau  memang aspirasi untuk sehat dari para karyawan sedemikian  kuatnya, ok.  Go! Kita tingkatkan upaya melarang merokok di ruang kerja  ini. Yang  masih melakukannya kita minta memilih: pilih tetap merokok di  ruang  kerja atau meninggalkan jabatannya! Setelah Lebaran mulai kita   berlakukan. </em></p>
<p><em>(Dahlan Iskan).</em></p>
<p><em> ***</em></p>
<p><em>Luar biasa&#8230; Dirut seperti ini yang kita   harapkan&#8230; yang mampu menyehatkan karyawannya. Kegelisahan kawan-kawan   semua ini sebenarnya juga dirasakan oleh sebagian besar kaum perempuan.   Hanya, umumnya tidak mau protes. Tapi, dari beberapa kali saya   komunikasi dengan pegawai/</em>outsourcing<em> wanita di PLN, sebenarnya   mereka juga keberatan. Hanya tidak mau ribut saja. Pilih diam.</em></p>
<p><em>Sebenarnya  sudah ada peraturan tentang hal ini yang bisa dijadikan  pedoman  termasuk sanksi-sanksinya. Hanya, masalahnya apakah pimpinan  kita  secara kolektif mau menjalankan apa tidak. Sudah terlalu banyak  aturan  di negeri ini&#8230; tapi yang kita harapkan sebenarnya pada tataran   pelaksanaannya.</em></p>
<p><em>Kalau kita perhatikan Perda dan  Pergub DKI, yang punya kewajiban  menegakkannya bukan hanya perokok,  tapi juga pimpinan perusahaan dan  pegawai secara umum. Pasal-pasal  dalam perda tersebut tidak dimuat di  sini. Intinya, perokok di dalam  ruangan kerja bisa dimasukkan penjara.  (Endro Yulianto).</em></p>
<p><em> ***</em></p>
<p><em>From: Manu Sukendro</em></p>
<p><em>Jika  seorang tukang ojek merokok sehari 1 bungkus, maka sebulan  telah  membakar tembakau Rp 300.000. Setahun Rp 3.600.000. Dalam 10 tahun  Rp  36.000.000. Padahal, jika uang sebesar Rp 10.000 dishadaqahkan,  Allah  menggantinya sebesar 10x, atau sebesar 700x, atau tak terhingga   tergantung keridhaan-Nya. Tergantung tingkat keimanan dan ketaqwaan   seseorang.</em></p>
<p><em>Katakan balasan dari Allah sebesar  700x, seorang tukang ojek yang  mau bershadaqah setiap hari (hadist  shahih mengatakan bershadaqah wajib  setiap hari), maka Allah akan  memberikan ganjarannya per hari Rp 10.000 x  700 = Rp 7.000.000, sebulan  Rp 210.000.000, setahun Rp 2.520.000.000,  atau 10 tahun Rp  25.200.000.000.000. </em></p>
<p><em>Balasan rizki dari Allah  bisa berupa harta yang mendatangkan  keberkahan, istri, anak-anak yang  saleh dan saleha, shadaqah dapat  memadamkan panas kubur, shadaqah dapat  menjadi naungan di Padang Mashar,  dll. (Muh. Manu S.).</em></p>
<p><em> ***</em></p>
<p><em>Terima kasih pencerahannya. Mari kita  sama-sama menyesuaikan diri  dengan aturan yang ada, dengan niat ibadah.  (Iskandar, divisi  perbendaharaan).</em></p>
<p><em> ***</em></p>
<p><em>Aku  pernah ikut seminar di Gedung Serbaguna di Pusdiklat PLN di  Ragunan, a  few years ago. Tiba-tiba Pak Nur Pamudji (sekarang menjabat  direktur  energi primer PLN) dengan gagahnya mengambil mic dan berkata:  &#8221;Karena  ruangan seminar ini ber-AC, mohon peserta seminar yang merokok  di  ruangan ini diminta keluar oleh panitia&#8221; (demikian kira2 kalimat yg   saya ingat). Bahkan, ada yg cerita ke saya bahwa beliau mencabut rokok   dari mulut seseorang yg sedang merokok di dalam ruangan Jawa Bali   Control Center di Gandul. (Helmi Najamuddin).</em></p>
<p><em> ***</em></p>
<p><em>Pak Eddy (direktur SDM), setelah saya  mengamati aspirasi karyawan  yang beredar di e-mail mereka, saya ikut  menanggapi: Lain kali ruang  Kadiv jangan diberi pintu, agar mereka  jangan menutup pintu dengan  alasan untuk merokok! Dalam e-mail itu saya  kemukakan bahwa siapa yang  merokok di ruang kerja akan kita suruh  memilih: merokok atau berhenti  dari jabatan/status karyawan. Mohon  disiapkan SK, dengan sanksi yang  benar-benar kita tegakkan (saya  sendiri bersedia jadi polisi). (Dahlan  Iskan).</em></p>
<p><em> ***</em></p>
<p><em>Besok saya akan mulai menyiapkan aturan   tersebut lengkap dengan sanksi disiplinnya, begitu pula prosedur   pengendalian &amp; penegakan GCG (termasuk pembuatan/pengelolaan situs </em>whistle   blower<em>). (Eddy Erningpramaja, direktur SDM)</em></p>
<p><em> ***</em></p>
<p><em>Aku sedih&#8230; manakala ingatanku kembali pada  dua orang  bulik/tanteku, orang2 yang aku dekat dengan mereka&#8230; Mereka  sakit,  mereka berbulan-bulan batuk, mereka sesak napas, menderita&#8230;  Mereka  terkena kanker paru2, dan akhirnya mereka tidak kuat&#8230;</em></p>
<p><em>Mereka  bukan perokok, mereka setiap hari&#8230; dipaksa menghirup asap  rokok.  Orang bilang&#8230; mereka perokok pasif. Bulikku yang satu terpaksa  kerja  di satu ruangan&#8230; di kantornya&#8230; yang isinya orang-orang  yang&#8230;.  semuanya perokok.</em></p>
<p><em>Bulikku yang satunya lagi,  suaminya perokok berat. Dia habiskan  waktunya&#8230; bercengkerama, makan,  tidur dengan suaminya yang tidak  pernah lepas dari rokok&#8230; Aku  pikir&#8230;. mereka ini, bulik-bulikku,  sejatinya para korban orang-orang  yang kurang peduli&#8230;</em></p>
<p><em>Duh Gusti&#8230; ampunilah  dosa2 bulik-bulikku itu&#8230; Juga, limpahkan  kasih-MU bagi yang lain,  yang tidak berdaya, para korban perokok. Duh  Gusti&#8230; berilah petunjuk  kepada orang-orang yang kurang peduli itu&#8230;</em></p>
<p><em>Duh  Gusti&#8230; terima kasih dan puji syukur&#8230; aku haturkan.  Nyatanya&#8230;  Engkau telah berikan kekuatan padaku dan kawan2ku untuk  jadikan bilik,  lorong, selasar, dan ruang-ruang majelis tempatku  bekerja&#8230; terbebas  dari kurang peduli. (Murtaqi Syamsuddin, direktur  bisnis dan manajemen  risiko)</em></p>
<p><em> ***</em></p>
<p><em>Saya sudah  merokok sejak kelas 5 SD. Maklum anak kolong. Puncaknya  waktu tugas di  Aceh Tengah selama 4 tahun, 96-99. Maklum udara sangat  dingin dan tiap  hari stres krn GAM. Bisa 3 bungkus sehari! Kretek lagi.  Saya 3x usaha  berhenti. Kali pertama dan kedua berhenti dgn niat krn  batuk dan nggak  enak badan&#8230; gagal total karena 6 bulan kemudian krn  badan mantap  terus merokok lagi. </em></p>
<p><em>Kali ketiga berhenti tahun  2005. Alasan? Nggak ada. Berhenti saja.  Sukses sampai hari ini. Supaya  terus sukses saya mendukung 100% larangan  merokok. Nggak usah bikin  ruangan khusus merokok atau apa pun. Nggak  ada gunanya. Di bandara  gagal! Nggak usah pake alasan kesehatan atau  ditakut-takuti pake gambar  tengkorak segala, percuma! Pokoknya tidak  boleh saja. (Nasri Sebayang,  direktur perencanaan dan teknologi)</em></p>
<p><em> ***</em></p>
<p><em>Waktu  saya Kabag Operasi di Control Center Gandul tahun 2000, saya   berlakukan larangan merokok di Gedung Operasi Gandul. Alasannya:   &#8221;Bahaya Kebakaran&#8221; (habis gimana, pangkat cuma kepala bagian, di atas   masih ada kepala dinas dan kepala divisi di gedung yang sama, jadi  musti  cari alasan yang kuat). </em></p>
<p><em>Alasan yang  sebenarnya adalah saya tidak mau jadi perokok pasif  seperti buliknya  Pak Murtaqi. Sebab, di Gandul, asap rokok beredar  melalui saluran AC  sentral. Larangan ini mendapat dukungan luas, sampai  kepala divisi pun  (Pak Gultom) yang berkantor di gedung itu nggak berani  melanggar (Pak  Gultom alumnus Inggris, jadi paham benar soal sopan  santun merokok).  Mereka yang melanggar, saya cabut rokoknya dari  mulutnya, nggak peduli  atasan atau bawahan (saya dulu dijuluki  &#8221;Madura&#8221; karena galak banget  soal rokok ini). </em></p>
<p><em>Tahun 2005, GM P3B JB (Muljo  Adji)  mengeluarkan larangan merokok di semua gedung P3B JB dan masih  berlaku  sampai sekarang. Kalau Dirut mengeluarkan larangan merokok itu,  dukungan  akan datang dari 99,999% pegawai PLN. Karena sesungguhnya  yang merokok  ini sedikit sekali, tapi mereka mendominasi, seolah-olah  itu kebebasan  mereka. </em>Next turn<em>, larangan merokok harus masuk  surat pernyataan  ketika rekruitmen dan perjanjian kerja bersama. Setuju  dengan Pak Nasri,  nggak usah dibuatkan tempat merokok. Pokoknya  DILARANG. Titik. (Nur  Pamudji)</em></p>
<p><em> ***</em></p>
<p><em>Wah&#8230;  aku setuju 1000%. Bagiku, mending bau kentut daripada bau  rokok.  Kentut gak jelas pelakunya dan gak bisa dilarang&#8230; Kalo perokok,   pelakunya jelas&#8230; Larang aja! (Bagiyo, direktur pengadaan strategis).</em></p>
<p>***</p>
<p>Bismillah!  Ramadan kali ini kita kenang sebagai  bulan pemicu larangan merokok di  ruang kerja di seluruh PLN!</p>
<p>Mohon maaf lahir batin. <strong>(*)</strong></p>
<p><em>Dahlan  Iskan, CEO PLN</em>﻿</p>
<p>Sumber  JP.</p>
<p>[ Senin, 20  September 2010 ]</p>
number of view: 2401]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/berkah-ramadhan-soal-sepele-dengan-pertaruhan-jabatan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cermin Kedermawanan Abu Bakar Ashidiq &#8211; Pendidikan karakter dari KETELADANAN Pemimpin</title>
		<link>http://www.firman-its.com/cermin-kedermawanan-abu-bakar-ashidiq-pendidikan-karakter-dari-keteladanan-pemimpin.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/cermin-kedermawanan-abu-bakar-ashidiq-pendidikan-karakter-dari-keteladanan-pemimpin.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 05 Sep 2010 05:47:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[MotivAksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.firman-its.com/?p=771</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Prof Nanat Fatah Nasir Suatu hari, Khalifah Abu Bakar hendak berangkat berdagang. Di tengah jalan, ia bertemu dengan Umar bin Khathab. &#8220;Mau berangkat ke mana engkau, wahai Abu Bakar?&#8221; tanya Umar. &#8220;Seperti biasa, aku mau berdagang ke pasar,&#8221; jawab sang khalifah. Umar kaget mendengar jawaban itu, lalu berkata, &#8220;Engkau sekarang sudah menjadi khalifah, karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh Prof Nanat Fatah Nasir</p>
<p>Suatu hari, Khalifah Abu Bakar hendak berangkat berdagang. Di tengah jalan, ia bertemu dengan Umar bin Khathab. &#8220;Mau berangkat ke mana engkau, wahai Abu Bakar?&#8221; tanya Umar. &#8220;Seperti biasa, aku mau berdagang ke pasar,&#8221; jawab sang khalifah.</p>
<p>Umar kaget mendengar jawaban itu, lalu berkata, &#8220;Engkau sekarang sudah menjadi khalifah, karena itu berhentilah berdagang dan konsentrasilah mengurus kekhalifahan.&#8221; Abu Bakar lalu bertanya, &#8220;Jika tak berdagang, bagaimana aku harus menafkahi anak dan istriku?&#8221; Lalu Umar mengajak Abu Bakar untuk menemui Abu Ubaidah. Kemudian, ditetapkanlah oleh Abu Ubaidah gaji untuk khalifah Abu Bakar yang diambil dari baitul mal.</p>
<p>Pada suatu hari, istri Abu Bakar meminta uang untuk membeli manisan.</p>
<p>&#8220;Wahai istriku, aku tak punya uang,&#8221; kata Abu Bakar. Istrinya lalu mengusulkan untuk menyisihkan uang gaji dari baitul mal untuk membeli manisan. Abu Bakar pun menyetujuinya.</p>
<p>Setelah beberapa lama, uang untuk membeli manisan pun terkumpul.</p>
<p>&#8220;Wahai Abu Bakar belikan manisan dan ini uangnya,&#8221; ungkap sang istri memohon. Betapa kagetnya Abu Bakar melihat uang yang disisihkan istrinya untuk membeli manisan. &#8220;Wahai istriku, uang ini ternyata cukup banyak. Aku akan serahkan uang ini ke baitul mal, dan mulai besok kita usulkan agar gaji khalifah supaya dikurangi sebesar jumlah uang manisan yang dikumpulkan setiap hari, karena kita telah menerima gaji melebihi kecukupan sehari-hari,&#8221; tutur Abu Bakar.</p>
<p>Sebelum wafat, Abu Bakar berwasiat kepada putrinya Aisyah.</p>
<p>&#8220;Kembalikanlah barang-barang keperluanku yang telah diterima dari baitul mal kepada khalifah penggantiku. Sebenarnya aku tidak mau menerima gaji dari baitul mal, tetapi karena Umar memaksa aku supaya berhenti berdagang dan berkonsentrasi mengurus kekhalifahan,&#8221; ujarnya berwasiat.</p>
<p>Abu Bakar juga meminta agar kebun yang dimilikinya diserahkan kepada khalifah penggantinya. &#8220;Itu sebagai pengganti uang yang telah aku terima dari baitul mal,&#8221; kata Abu Bakar. Setelah ayahnya wafat, Aisyah menyuruh orang untuk menyampaikan wasiat ayahnya kepada Umar. Umar pun berkata, &#8220;Semoga Allah SWT merahmati ayahmu.&#8221;</p>
<p>Kisah yang tertulis kitab fadhailul &#8216;amal itu sarat akan makna dan pesan. Di bulan Ramadhan ini, kita dapat mengambil pelajaran dari sikap dan keteladanan Abu Bakar yang tidak rakus terhadap harta kekayaan. Meski ia adalah seorang khalifah, namun tetap memilih hidup sederhana demi menjaga amanah.</p>
<p>Inilah sikap keteladanan dari seorang pemimpin sejati yang perlu ditiru oleh para pemimpin bangsa kita. Perilaku pemimpin, memiliki pengaruh yang besar bagi kehidupan masyarakat. Terlebih, bangsa Indonesia memiliki karakteristik masyarakat yang paternalistik yang rakyatnya berorientasi ke atas.</p>
<p>Apa yang dilakukan pemimpin akan ditiru oleh rakyatnya, baik perilaku yang baik maupun yang buruk. Dengan spirit Ramadhan, maka hendaknya para pemimpin memberi teladan untuk hidup secara wajar agar tidak menimbulkan kecemburuan sosial. Wallahu &#8216;alam.</p>
number of view: 1153]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/cermin-kedermawanan-abu-bakar-ashidiq-pendidikan-karakter-dari-keteladanan-pemimpin.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Negara Terkaya di Dunia</title>
		<link>http://www.firman-its.com/negara-terkaya-di-dunia.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/negara-terkaya-di-dunia.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2010 15:41:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[MotivAksi]]></category>
		<category><![CDATA[Sosial-Budaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.firman-its.com/?p=768</guid>
		<description><![CDATA[Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. tidak salah sebenarnya, contohnya amerika. negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur tengah. rata-rata negara yang tertutup [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://3.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGeyYSth5BI/AAAAAAAAAXM/mz_OJ7cPNno/s320/bendera.jpg" alt="" width="320" height="214" />Banyak sebenarnya yang tidak tahu  dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan  Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. tidak  salah sebenarnya, contohnya amerika. negara super power itu memiliki  tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara,  contoh lain lagi adalah negara-negara di timur tengah. rata-rata negara  yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan  barrel minyak yang siap untuk diolah. tapi itu semua belum cukup untuk  menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur  tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.</p>
<div>dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga  bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. tapi  sayangnya mereka tidak sadar &#8220;berdiri di atas berlian&#8221; langsung saja  kita lihat profil negaranya.<br />
<a name="more"></a></p>
<div>
<div>
<div><em>Negara  Terkaya</em><br />
<input onclick="if  (this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display  != '') {  this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display  = ''; this.innerText = ''; this.value = 'Hide'; } else {  this.parentNode.parentNode.getElementsByTagName('div')[1].getElementsByTagName('div')[0].style.display  = 'none'; this.innerText = ''; this.value = 'Show'; }" type="button" value="Hide" /></div>
<div>
<div><a href="http://3.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGeyYSth5BI/AAAAAAAAAXM/mz_OJ7cPNno/s1600/bendera.jpg"><img src="http://3.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGeyYSth5BI/AAAAAAAAAXM/mz_OJ7cPNno/s320/bendera.jpg" border="0" alt="" width="320" height="213" /></a></div>
</div>
</div>
</div>
<p>Wooww&#8230; Apa yang terjadi? apakah penulis (saya) salah? tapi dengan  tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia.  tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang  dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa  yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti  negara itu.</p>
<p>baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat  kekayaan negara ini sesungguhnya.</p>
<p>1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas  terbaik di dunia. namanya PT Freeport.</p>
<div><a href="http://2.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGezl1apMCI/AAAAAAAAAXQ/zVHJfjujeMs/s1600/mining.jpg"><img src="http://2.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGezl1apMCI/AAAAAAAAAXQ/zVHJfjujeMs/s400/mining.jpg" border="0" alt="" width="400" height="311" /></a></div>
<p>Apa saja kandungan yang di tambang di Freeport? ketika pertambangan ini  dibuka hingga sekarang, pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ons  tembaga dan 724,7 JUTA ons emas.  yang mau bantu saya menghitung nilai  tersebut saya persilahkan! hitunglah sendiri dan anda akan tercengang  dengan nilainya</p>
<p>lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi  AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99%  untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan  pertambangan disana.</p>
<p>bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah  lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan  kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas,  ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu  ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan  disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan  uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan  tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium  disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para  jenderal dan juga para politisi nakal, yang bisa menikmati hidup dengan  bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini.</p>
<p>2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di  Blok Natuna.</p>
<div><a href="http://4.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGezzJrXDdI/AAAAAAAAAXU/5_h75gIEROQ/s1600/2sbv7o1.jpg"><img src="http://4.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGezzJrXDdI/AAAAAAAAAXU/5_h75gIEROQ/s400/2sbv7o1.jpg" border="0" alt="" width="300" height="400" /></a></div>
<div><a href="http://4.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGez64PkAgI/AAAAAAAAAXY/K2NP_HO6kHQ/s1600/2laa89v.jpg"><img src="http://4.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGez64PkAgI/AAAAAAAAAXY/K2NP_HO6kHQ/s320/2laa89v.jpg" border="0" alt="" width="288" height="320" /></a></div>
<p>Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki  cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok  penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA?  EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina</p>
<p>3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini  memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan  plasmanutfah terlengkap di dunia.</p>
<div><a href="http://4.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe1KP_N1_I/AAAAAAAAAXk/JpeoOhq6SKA/s1600/pwyls.jpg"><img src="http://4.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe1KP_N1_I/AAAAAAAAAXk/JpeoOhq6SKA/s400/pwyls.jpg" border="0" alt="" width="400" height="300" /></a></div>
<p>letaknya di pulau sumatra, kalimantan dan sulawesi. sebenarnya jika  negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buat mereka. tebang  saja semua pohon di hutan itu maka bumi pasti kiamat. karena bumi ini  sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untuk menjaga  keseimbangan iklim karena hutan hujan amazon tak cukup kuat untuk  menyeimbangkan iklim bumi. dan sekarang mereka sedikit demi sediki telah  mengkancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uang untuk  perkebunan dan lapangan Golf. sungguh sangat ironis sekali.</p>
<p>4. Negara ini punya Luatan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra,  yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan  yang tidak dimiliki negara lain.</p>
<div><a href="http://2.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe0S4OUQyI/AAAAAAAAAXc/j3roEYLqN08/s1600/b3ooxz.jpg"><img src="http://2.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe0S4OUQyI/AAAAAAAAAXc/j3roEYLqN08/s320/b3ooxz.jpg" border="0" alt="" width="320" height="320" /></a></div>
<div><a href="http://2.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe0eBhV_6I/AAAAAAAAAXg/lDTgMh995sU/s1600/tuna.jpg"><img src="http://2.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe0eBhV_6I/AAAAAAAAAXg/lDTgMh995sU/s320/tuna.jpg" border="0" alt="" width="320" height="224" /></a></div>
<p>Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut  memanen ikan di lautan negara ini.</p>
<p>5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia. dengan jumlah  penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah  dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka.  sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin  di hargai. jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih  membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang  pantas.</p>
<div><a href="http://1.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe2PVkXAkI/AAAAAAAAAXo/xixYA-QTSX0/s1600/hibmasa.gif"><img src="http://1.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe2PVkXAkI/AAAAAAAAAXo/xixYA-QTSX0/s400/hibmasa.gif" border="0" alt="" width="400" height="262" /></a></div>
<p>6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak  gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur  terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak  terdapat sinar matahari dan hujan.</p>
<div><a href="http://4.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe4BfaHJ8I/AAAAAAAAAXw/ztGpEBT4L78/s1600/sawah.jpg"><img src="http://4.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe4BfaHJ8I/AAAAAAAAAXw/ztGpEBT4L78/s400/sawah.jpg" border="0" alt="" width="400" height="300" /></a></div>
<p>Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak  yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. coba kita  semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan  cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan  menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur  negara ini yang bisa ditanami apapun juga. <em>bahkan tongkat kayu dan  batu jadi tanaman.</em></p>
<p>7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak  ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar  laut bisa kita temui di negara ini.</p>
<div><a href="http://2.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe4ZbXo0UI/AAAAAAAAAX0/n-FpWdqUUb0/s1600/bromo1-big.jpg"><img src="http://2.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe4ZbXo0UI/AAAAAAAAAX0/n-FpWdqUUb0/s400/bromo1-big.jpg" border="0" alt="" width="400" height="298" /></a></div>
<div><a href="http://2.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe5O999wcI/AAAAAAAAAX4/V6X6vvb0bsA/s1600/bali.jpg"><img src="http://2.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe5O999wcI/AAAAAAAAAX4/V6X6vvb0bsA/s400/bali.jpg" border="0" alt="" width="400" height="321" /></a></div>
<div><a href="http://3.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe5W2x9nXI/AAAAAAAAAX8/Q-EjIiel-ZU/s1600/borobudur-temple-292612-lw.jpg"><img src="http://3.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe5W2x9nXI/AAAAAAAAAX8/Q-EjIiel-ZU/s400/borobudur-temple-292612-lw.jpg" border="0" alt="" width="400" height="300" /></a></div>
<div><a href="http://2.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe5doJwFHI/AAAAAAAAAYA/12fNBFWn_lc/s1600/kelimutu-lake.jpg"><img src="http://2.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe5doJwFHI/AAAAAAAAAYA/12fNBFWn_lc/s400/kelimutu-lake.jpg" border="0" alt="" width="400" height="271" /></a></div>
<div><a href="http://1.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe5khGpVdI/AAAAAAAAAYE/wdP5qp0QQzo/s1600/raja+ampat.jpg"><img src="http://1.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe5khGpVdI/AAAAAAAAAYE/wdP5qp0QQzo/s400/raja+ampat.jpg" border="0" alt="" width="400" height="321" /></a></div>
<div><a href="http://3.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe6D3GE72I/AAAAAAAAAYI/92Jp_Nk5hdM/s1600/prambanan.jpg"><img src="http://3.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe6D3GE72I/AAAAAAAAAYI/92Jp_Nk5hdM/s400/prambanan.jpg" border="0" alt="" width="400" height="300" /></a></div>
<div><a href="http://4.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe6MzvDxZI/AAAAAAAAAYM/OBkv34coCpc/s1600/sipiso.jpg"><img src="http://4.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe6MzvDxZI/AAAAAAAAAYM/OBkv34coCpc/s400/sipiso.jpg" border="0" alt="" width="400" height="265" /></a></div>
<div><a href="http://1.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe6iuUSoHI/AAAAAAAAAYQ/dBTulaeIVrw/s1600/indonesiaku.jpg"><img src="http://1.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe6iuUSoHI/AAAAAAAAAYQ/dBTulaeIVrw/s400/indonesiaku.jpg" border="0" alt="" width="275" height="400" /></a></div>
<p>Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain  sekaya <strong>INDONESIA</strong>! tapi apa yang terjadi?</p>
<div><a href="http://3.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe8jCmOrZI/AAAAAAAAAYc/ogi_HrVNin8/s1600/gelandangan.jpg"><img src="http://3.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe8jCmOrZI/AAAAAAAAAYc/ogi_HrVNin8/s400/gelandangan.jpg" border="0" alt="" width="400" height="246" /></a></div>
<div>untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL,  PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan Bangsa untuk  keuntungan negara asing, diucapkan TERIMA KASIH.</div>
<div><strong>Sebuah cerita mungkin akan bisa  menggambarkan indonesia saat ini silahkan disimak.</strong></div>
<div><em>Judulnya Ketika Tuhan Menciptakan  Indonesia</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><em>Suatu hari Tuhan tersenyum  puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun  bertanya, &#8220;Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?&#8221; &#8220;Lihatlah, Aku  baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi,&#8221; kata Tuhan  sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon.  Tuhan melanjutkan, &#8220;Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang  pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara  seimbang&#8221;.</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><em>Lalu Tuhan menjelaskan  kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan  menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris,  Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan  hawa dingin yang menusuk tulang.</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><em>Di Eropa bagian selatan,  Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan  Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan  eksotis di Selat Gibraltar.</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><em>Lalu malaikat menunjuk  sebuah kepulauan sambil berseru, &#8220;Lalu daerah apakah itu Tuhan?&#8221; &#8220;O,  itu,&#8221; kata Tuhan, &#8220;itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat  cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku  ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak  sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka  menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras,  siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni.&#8221;</em></div>
<div><em><br />
</em></div>
<div><em>Dengan terheran-heran,  malaikat pun protes, &#8220;Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan  dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak  keseimbangannya? &#8220;</em></div>
<div><em>Tuhan  pun menjawab dalam bahasa Inggris, &#8220;Wait, until you see the idiots I put  in the government.&#8221; (tunggu sampai Saya menaruh &#8216;idiot2&#8242; di  pemerintahannya)</em></div>
<p>Dan untuk rasa terima kasih untuk Kemerdekaan Indonesia yang ke 65  tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan  sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air  mata mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.</p>
<div><a href="http://3.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe6zsItn-I/AAAAAAAAAYU/aRGQqxb-XEY/s1600/veteran.jpg"><img src="http://3.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGe6zsItn-I/AAAAAAAAAYU/aRGQqxb-XEY/s400/veteran.jpg" border="0" alt="" width="267" height="400" /></a></div>
<div><em>&#8220;Indonesia tanah air beta</em></div>
<div><em>disana tempat lahir beta,</em></div>
<div><em>dibuai dibesarkan bunda,</em></div>
<div><em>Tempat berlindung di hari Tua&#8230;</em></div>
<div><em>HIngga nanti menutup mata&#8221;</em></div>
<div><a href="http://1.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGf9oHr7LBI/AAAAAAAAAYg/CTDOicH-EEQ/s1600/bendera-indonesia+%281%29.jpg"><img src="http://1.bp.blogspot.com/_C18iLUi5ccw/TGf9oHr7LBI/AAAAAAAAAYg/CTDOicH-EEQ/s400/bendera-indonesia+%281%29.jpg" border="0" alt="" width="400" height="285" /></a></div>
<div><strong>HIDUPLAH INDONESIA RAYA&#8230;&#8230;!!!!!!</strong></div>
<div><strong>Memperingati HUT RI ke 65 Tahun</strong></div>
<div><strong>17 Agustus 1945 &#8211; 17 Agustus 2010</strong></div>
<div><strong><br />
</strong></div>
<div><strong>MERDEKA&#8230;.!!!!!</strong></div>
<p>Post ini adalah di muat ulang dengan menambahkan dan menyajikanya secara  berbeda dengan versi aslinya oleh saya (suranegara) Sumber asli ditulis  oleh <strong><em>Serikatjomblo</em></strong> dengan thread aslinya di <a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3978046">Negara Paling Kaya  Sedunia ! USA KALAH..Uni Eropa Menyerah !</a></p>
</div>
number of view: 3934]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/negara-terkaya-di-dunia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Arti Besar 20 Sen, Sharing untuk sahabat</title>
		<link>http://www.firman-its.com/arti-besar-20-sen-sharring-utk-sahabat.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/arti-besar-20-sen-sharring-utk-sahabat.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Aug 2010 14:15:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[MotivAksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.firman-its.com/?p=762</guid>
		<description><![CDATA[Diangkat dari sebuah tabloid Islam di London, Inggris. Seorang imam masjid di London, setiap hari pergi pulang dari rumahnya ke masjid dengan mengendarai bus umum. Ongkos bus tersebut dibayar pakai kartu (card), atau langsung ke sopir karena bus tidak memiliki kondektur. Setelah bayar, baru kemudian cari tempat duduk kosong. Sang imampun bayar ongkos pada sopir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/08/25/arti-besar-20-sen-sharring-utk-sahabat/Kejujuran-Berbisnis.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-763" title="Kejujuran-Berbisnis" src="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/08/25/arti-besar-20-sen-sharring-utk-sahabat/Kejujuran-Berbisnis-300x183.jpg" alt="" width="300" height="183" /></a>Diangkat dari sebuah tabloid Islam  di London, Inggris.</p>
<p>Seorang imam masjid di London, setiap hari pergi pulang dari rumahnya ke  masjid dengan mengendarai bus umum. Ongkos bus tersebut dibayar pakai  kartu (card), atau langsung ke sopir karena bus tidak memiliki  kondektur. Setelah bayar, baru kemudian cari tempat duduk kosong.</p>
<p>Sang imampun bayar ongkos pada sopir lalu menerima kembalian, sebab hari  itu ia tidak punya uang pas&#8230; baru kemudian duduk di bangku belakang  yg kosong.</p>
<p>Di tempat duduknya dia menghitung uang kembalian dari sopir yg ternyata  lebih 20 sen. Sejenak iapun terpikir.. uang ini dikembalikan atau tidak  yah..? Ah cuma 20 sen ini&#8230; ah dia (sopir) orang kafir ini&#8230; atau aku  masukin saja ke kotak amal di masjid&#8230;??</p>
<p>Setelah sampai di tempat tujuan, ia pun hendak turun bus dengan berjalan  melewati sopir bus tersebut. Dalam hatinya masih bergejolak atas uang  20 sen itu, antara dikembalikan atau tidak. Namun ketika sampai di dekat  sopir, spontan iapun mengulurkan 20 sen sambil berkata: &#8220;Uang  kembaliannya berlebih 20 sen&#8221;.</p>
<p>Tanpa disangka tanpa dinyana.. sopir itu mengacungkan jempol seraya  berkata: &#8220;Anda berhasil..!!!&#8221;</p>
<p>&#8220;Apa maksud anda..?&#8221; Tanya imam masjid.</p>
<p>&#8220;Bukankah anda imam masjid yang di sana tadi?&#8221; Tanya sopir.</p>
<p>&#8220;Betul&#8221; jawabnya</p>
<p>Lantas sopir itu berkata&#8230;</p>
<p>&#8220;Sebenarnya sejak beberapa hari ini saya ingin datang ke masjid anda  untuk belajar dan memeluk Islam.. tapi timbul keinginan di hati saya  untuk menguji anda sebagai imam masjid, apa benar Islam itu seperti yang  saya dengar: jujur, amanah dan sebagainya. Saya sengaja memberikan  kembalian berlebih dan anda berhasil. Saya akan masuk Islam&#8221;. Kata sopir  tersebut..</p>
<p>Alangkah tercengangnya imam masjid tersebut, sambil beristighfar  meyesali apa yg dipikirkannya tadi. Hampir saja ia kehilangan  kepercayaan hanya dengan uang 20 sen itu. Astaghfirullah&#8230;</p>
<p>Semoga jadi pelajaran buat kita untuk sentiasa bersikap sebagai seorang  muslim sejati di mana saja, kapan saja</p>
number of view: 1060]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/arti-besar-20-sen-sharring-utk-sahabat.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Melatih Kemembalan</title>
		<link>http://www.firman-its.com/melatih-kemembalan.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/melatih-kemembalan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 12 Aug 2010 03:47:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[MotivAksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.firman-its.com/?p=758</guid>
		<description><![CDATA[BEBERAPA waktu lalu diberitakan seorang remaja perempuan tega membunuh teman sekelasnya. Tubuh temannya itu dibuang di tepi sebuah hutan dalam keadaan membusuk di dekat sepeda motornya. Warga desa gempar karena tersangka adalah seorang remaja cerdas dan paling populer di sekolah. Hal serupa juga dialami seorang mahasiswi yang nyaris tewas di tangan temannya yang menumpang mobil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/08/12/melatih-kemembalan/RHENALD-KASALI.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-759" title="RHENALD KASALI" src="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/08/12/melatih-kemembalan/RHENALD-KASALI.jpg" alt="" width="151" height="194" /></a>BEBERAPA waktu lalu diberitakan seorang remaja perempuan tega membunuh teman sekelasnya. Tubuh temannya itu dibuang di tepi sebuah hutan dalam keadaan membusuk di dekat sepeda motornya.</p>
<p>Warga desa gempar karena tersangka adalah seorang remaja cerdas dan paling populer di sekolah. Hal serupa juga dialami seorang mahasiswi yang nyaris tewas di tangan temannya yang menumpang mobil sedannya. Penyerang ternyata juga seorang mahasiswi cerdas. Berita yang saya baca menyebutkan, mereka berkelahi berebut cowok yang sama, tapi setelah kejadian, si penyerang diberitakan menderita depresi hebat dan polisi menghentikan penyidikan. Teman-teman korban menyebut “perasaan dikalahkan”ada di balik kejadian tragis itu. Kedua kejadian itu mengingatkan saya pada peristiwa yang menggemparkan Desa Orinda di California, saat seorang remaja berusia 15 tahun menembak temannya.</p>
<p>Dia juga cerdas dan populer. Namun “merasa nol, tak ada apa-apanya” karena tetanggatetangganya relatif hidup lebih baik, dengan mobil, sepeda motor, dan rumah yang lebih bagus. Dia merasa tertekan dengan status ekonominya, sementara orang tua tetangga tampak penuh percaya diri, bahagia, dan teramat baik. Ketika ekonomi Indonesia membaik dan jumlah orang kaya membesar di negeri ini,tak banyak orang yang bisa berpikir bahwa jumlah orang miskin yang hidupnya semakin tertekan juga meningkat.</p>
<p>Mereka bukan hanya miskin materi, melainkan juga miskin tenaga dan kebahagiaan. Miskin mental, hidup tertekan saat dunia tak mengulurkan tangan dan mudah pecah.Bisakah kita melatih kemembalan bagi mereka?</p>
<p><strong>Mentalitas Pemenang</strong></p>
<p>Di atas mobil yang membawa saya pulang pada suatu petang yang basah, saya melihat ratusan sepeda motor yang marah.Mereka menggerung-gerungkan gas dan membunyikan klakson begitu keras saat sebuah mobil menutup jalan. Setiap kali mereka menunjukkan amarah, sulit bagi saya untuk tidak menaruh perhatian. Mata mereka yang tersembunyi di balik kaca plastik helm yang dipakai mendelik, melotot. Bibir menggerutu dan siap berkelahi.</p>
<p>Sopir saya memberi tahu bahwa rumah mereka masih sangat jauh dari titik ini. Dari Pondok Indah, sebagian menuju ke arah Karawang, sebagian lagi tinggal di Citayam, Bogor, dan bahkan lebih jauh dari itu. Dia memberi tahu saya bahwa teman-teman pengemudi motor yang dia kenal terpaksa menggenjot lalu-lintas agar sampai lebih cepat. Sudah hampir pasti, maut telah menjadi sahabat mereka. Dukun-dukun patah tulang yang saya kenal memberi tahu pasien mereka meningkat empat hingga enam kali lipat dalam tiga tahun terakhir. Pasien-pasien itu adalah pengendara sepeda motor.</p>
<p>Tegang,cemas,merasa tak berarti telah menemani hari-hari sebagian besar masyarakat kita. Dalam situasi itu, mati tak lagi dipikirkan. Pikiran mereka sama tegangnya dengan para remaja yang saya sebut di pembukaan tulisan ini. Pikiran mereka berbeda dengan sejumlah orang yang tetap bisa tersenyum dalam menghadapi kemiskinan. Seorang pak tua tukang tambal ban asal Medan menyediakan meja belajar beserta secangkir susu kepada anaknya yang duduk di bangku sekolah dasar.Atau seorang salesman yang setiap pagi begitu ceria menurunkan anaknya di Taman Kanakkanak Kutilang yang diasuh istri saya di beranda rumah kami.</p>
<p>Mereka hidup miskin, lantai rumahnya beralaskan tanah, atapnya bocor, dan lampu rumahnya remang-remang.Namun setiap sore istri mereka mengantar anak-anaknya belajar dan membaca di Rumah Baca. Saya mendengar anak-anak yang dulu belajar di rumah kami sudah ada yang kuliah di universitas yang dulu membesarkan saya. Ayah mereka semakin tua, tetapi mata mereka tetap bersinar,penuh harap agar anak-anak mereka maju dan berhasil. Mereka adalah orang-orang yang saya sebut bermental pemenang, seperti kata pepatah, “Winners never quit. Only quitters never win.” Mereka tahu hidup tidak melulu dari kumpulan kemenangan dan kemenangan.</p>
<p>Bahkan masa kecil mereka dihadapi dengan penuh kepahitan,kumpulan dari kesulitan-kesulitan dan kekalahan. Pemenang bukan tak boleh dikalahkan, melainkan harus menerima kekalahan. Justru karena tahu apa artinya dikalahkan, mereka menjadi membal, tak mudah hancur seperti telur yang jatuh. Mereka bertarung untuk menang, bukan sekadar tak kehilangan. Mereka tahu menang itu tidaklah mudah. Butuh kerja keras, keuletan, dan risiko.</p>
<p>Bahkan menang tak bisa didelegasikan kepada orang lain. Lebih dari itu pemenang tak harus menang terus. Kalau kalah,yang penting kita bisa segera kembali bertarung. Bukan menangisi kekalahan, marahmarah, dan membalas dendam tiada henti. Sikap pemenang ini sering digambarkan Nick Voichick yang tak memiliki tangan maupun kaki, tapi dia bisa hidup bahagia, tetap ceria, dan memberi semangat kepada banyak orang. Dia sering mempertontonkan kepada anakanak muda betapa tidak enaknya jatuh ke bawah.“Kalau Anda jatuh seperti ini, apa yang Anda lakukan?” “Bangun, ayo bangun! Tapi selalu saya katakan, bangun pakai apa? Anda bilang bangunlah dengan kaki dan tangan Anda.Tapi saya tidak punya apa-apa.</p>
<p>Bukankah dalam hidup ini suatu ketika Anda juga akan mengalami jatuh seperti saya dan sekalipun Anda punya kaki dan tangan,Anda akan merasakan seperti tak memilikinya? Maka apa yang Anda lakukan?” tanyanya. Anda pun mungkin akan menjawab, ya coba terus,“Saya sudah mencoba bangun dan belajar kembali tegak 100 kali.Tapi saya selalu gagal. Apakah yang harus saya lakukan?” Kalau saya mencoba 100 kali dan tetap gagal,apakah saya mampu berdiri? Tentu tidak.</p>
<p>Saya pun terus mencobanya. Meski 100 kali gagal, 110 kali saya coba berdiri lagi.Hanya kalau saya berhentilah, maka saya akan gagal. Setelah mencoba berkali-kali, saya menemukan caranya, seperti ini&#8230;.”Dia pun mempertontonkan cara berdiri dengan menggunakan kepalanya yang dijadikan telapak tangan, lalu tubuhnya dilengkungkan. Ajaib.Dia bisa berdiri tegak.</p>
<p><strong>Wirausaha = Kemembalan</strong></p>
<p>Berkali-kali saya selalu mengatakan cara terbaik melatih entrepreneur bukanlah dengan menjadikan mereka berorientasi pada kekayaan atau pengetahuan. Namun latihlah mereka menghadapi kenyataan hidup,yaitu siap menerima kekalahan, kerugian, atau kesulitan-kesulitan.</p>
<p>Sebab entrepreneur adalah seorang pengambil risiko. Hidupnya berada pada tembok-tembok ketidakpastian.Ada masa senang, untung, kaya, tumbuh, dan bergerak ke atas, tapi ada pula masamasa sulit, tertipu, salah prediksi, rugi,miskin,turun,dan bergerak ke bawah.Pengalaman hidup itu tidak melulu bergerak ke atas, melainkan juga bisa berlawanan arah.</p>
<p>Tanpa kemampuan memembalkan diri, entrepreneur akan bernasib malang,sama seperti remajaremaja putri yang kisahnya saya angkat di awal tulisan ini.Mereka hancur seperti telur, tidak mampu keluar dari himpitan dan ketegangan, tidak berani menatap realitas dan terkurung dalam kesulitan. Apakah Anda membiarkan anakanak Anda hidup dalam kekalahan yang demikian? (*)</p>
<p>RHENALD KASALI<br />
Ketua Program MM UI</p>
number of view: 804]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/melatih-kemembalan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Omzet Rp 120 Juta per Bulan, Berencana Buka Outlet di Mekkah dan Singapura</title>
		<link>http://www.firman-its.com/omzet-rp-120-juta-per-bulan-berencana-buka-outlet-di-mekkah-dan-singapura.html</link>
		<comments>http://www.firman-its.com/omzet-rp-120-juta-per-bulan-berencana-buka-outlet-di-mekkah-dan-singapura.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 Jun 2010 06:22:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[MotivAksi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.firman-its.com/?p=746</guid>
		<description><![CDATA[Surabaya &#8211; SURYA- Sejak lulus dan menyandang gelar sarjana Teknik Sipil ITS, Henky Eko Sriyanto, bukan malah menekuni ilmu dan keahliannya. Tetapi malah memilih menjadi tukang bakso yang tidak ada hubungannya dengan disiplin ilmunya. Namun melalui perjuangan kerasnya, Tukang Bakso ini sekarang memiliki omzet Rp 120 juta per bulan. Tidak hanya itu, Eko yang lahir, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/06/22/746/baksomalangcakeko.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-747" title="baksomalangcakeko" src="http://www.firman-its.com/wp-content/uploads/2010/06/22/746/baksomalangcakeko-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a>Surabaya &#8211; SURYA- Sejak lulus dan menyandang gelar sarjana Teknik Sipil ITS, Henky Eko Sriyanto, bukan malah menekuni ilmu dan keahliannya. Tetapi malah memilih menjadi tukang bakso yang tidak ada hubungannya dengan disiplin ilmunya. Namun melalui perjuangan kerasnya, Tukang Bakso ini sekarang memiliki omzet Rp 120 juta per bulan.</p>
<p>Tidak hanya itu, Eko yang lahir, 4 Mei 1974 ini juga sudah mempekerjakan 400 pekerja. Mulai dari pekerja produksi sampai manajemen. Namun untuk sampai pada posisi ini diperlukan tidak hanya kerja keras, ulet, tahan banting, rai gedek, dan pantang menyerah.</p>
<p>Seluruh orang dekatnya, teman, keluarga, sampai mertua hampir semua mengolok-olok mahasiswa angkatan 1992 ini. Tidak saja karena status sarjananya dan memiliki keahlian di bidang bangunan. Tetapi juga dicibir bahwa tukang bakso adalah menyurung gerobak yang tidak jelas penghasilannya.<br />
<span id="more-746"></span><br />
Namun penilaian itu dianggap sebagai cambuk sekaligus tantangan. Eko bertekad mengubah image gerobak bakso menjadi mesin uang bukan recehan. “Bayangkan, orang-orang dekat saya, termasuk orang tua dan mertua ikut mengolok. Tetapi ini cambuk dan akan saya buktikan bahwa bakso saya bisa menjadi mesin uang,” tekad Eko empat tahun lalu.</p>
<p>Pria asli Arek Suroboyo ini memilih menjadi tukang bakso setelah gagal total selama empat tahun berbisnis. Inspirasi itu muncul saat dirinya pertama kali melihat Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Mimpi Eko terbangun di tempat persinggahan orang berduit itu.</p>
<p>Saat itu sekitar awal 2006. Suami Astri Indrayana ini melihat gerai bakso di bandara yang ramai disinggahi pembeli. Alih-alih membeli, punya uang saja pas-pasan. Eko pun memberanikan diri bertanya harga sewa out let ke Angkasa Pura. “Hampir saya nggeblak, harga sewa Rp 300 juta per tahun,” kenang Eko tanpa harus membeli baksonya waktu itu.</p>
<p>Meski kedengarannya di awang-awang, tetapi Eko yang sudah jatuh bangun membuka usaha, tak mau menyerah. Dalam perjalanan pulang ke Surabaya, dia tetap bermimpi menjadi tukang bakso.</p>
<p>“Saya langsung belajar sambil menjadi kuli bakso di Surabaya tiga bulan. Bagaimana membuat bakso, menggiling daging, sampai membumbui. Saya ingat saat baca buku, kalau mau sukses harus afirmasi dan visualisasi,” tekad Eko.</p>
<p>Pria yang selama mahasiswa menjadi aktivis di himpunan dan senat ini langsung mengucapkan keinginannya (afirmasi) dan mengambil gambar out let bakso bandara (visualsiasi). Tekad sudah bulat dan tak bisa diganggu gugat.</p>
<p>Dengan hanya mengantongi modal Rp 2,5 juta, kembali Eko merantau ke Jakarta.</p>
<p>Dan 2006 memberanikan membuka out let di Pujasera Bekasi. Waktu itu diberlakukan sistem sharing 60 : 40. Hasil penjualan dibagi dua.</p>
<p>Setelah berkembang, mimpinya gerobak masuk mal terus dikejar. Mahasiswa ITS yang lulus dengan IPK 2,99 ini pun membuka out let di Tamini Square di Taman Mini, Jakarta Timur. Nama baksonya, Bakso Malang Kota Cak Eko.</p>
<p>“Belajar dari bisnis sebelumnya, saya harus punya mitra untuk menjaga usaha. Alhamdulillah berkembang pesat hingga sekarang. Tahun ini menunggu haji, saya akan buka cabang di Makkah, Madinah, Malaysia, dan Singapura,” ucap Eko semangat.</p>
<p>Di Indonesia sendiri, bakso Cak Eko ini sudah memiliki 125 cabang. Setiap cabang rata-rata beromzet Rp 25 juta. Untuk cabang di Palu dan Bontang omzetnya mencapai Rp 120 juta per bulan.Nuraini Faiq</p>
number of view: 1322]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.firman-its.com/omzet-rp-120-juta-per-bulan-berencana-buka-outlet-di-mekkah-dan-singapura.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

