Magnet Besar Itu Bernama Raudhah

MADINAH – Pernahkah Anda melihat sekumpulan orang berebut makanan gratis? Pernahkah diri ini berebut minta didahulukan dalam urusan apapun di dunia ini? Insya Allah kita akan melihat pemandangan itu. Boleh jadi kita bagian dari pelaku itu.

Ya, urusan dunia kadang atau sering kali menunjukkan ego kita agar syahwat dunia segera terpenuhi. Tidak peduli orang lain terzolimi atau tersakiti. Lalu, coba kita tengok sisi yang lain. Pernahkah kita melihat adakah di sekitar kita berebut untuk berbuat baik? Kalau belum, mari kita introspeksi diri. Ada sesuatu yang harus dibenahi bersama diri, keluarga, dan masyarakat sekitar kita.

Kenapa untuk urusan dunia, keinginan kita begitu kuat, bahkan berebutan. Lalu kenapa untuk urusan akhirat kita terasa berat bahkan abai padanya. Artinya magnet keduniaan kita sangat dominan dan magnet yang menuju keabadian (surga) kita tinggalkan.

Reporter SERUJI kali ini mengajak untuk melihat pemandangan dari dekat. Ada magnet besar di Kota Madinah Al Mukarramah. Magnet itu bernama Raudhah, si taman surga. Raudhah berada di dalam Masjid Nabawi yang posisinya tepatnya berada di antara mimbar dan makam nabi.

Seperti sabda Rasulullah SAW, “Antara rumahku dengan mimbarku adalah Raudhah di antara taman-taman surga” (HR. Bukhari no. 1196).

Reporter SERUJI sudah dua kali ziarah ke Madinah pada tahun 2013 dan 2017 ini. Tidak ada yang berubah dari semangat jamaah untuk menikmati taman surga ini. Hampir tiada ruang kosong yang tersisa di setiap waktunya kecuali saat dibersihkan. Dibutuhkan energi yang kuat untuk bisa menempatinya.

Coba kita potret lebih jauh apa yang mereka perebutkan? Apa mereka berebut makanan gratis atau apapun yang bisa memuaskan syahwat dunia kita? Tidak. Mereka berebut yang boleh jadi tidak tampak langsung oleh kita yang melihatnya. Tapi bagi kita yang pernah merasakan sentuhan kalbu kala berada di Raudhah ini, pasti lain ceritanya.

Kadang hati ini sulit merasakan Allah di sekitar. Kadang pula ada jarak yang jauh antara kita dan rasul teladan umat. Di Raudhah ini “aura” itu terasa sekali dan sangat dekat. Penasaran dengan sensasinya di Raudhah? Marilah mulai dengan yang kuat dan ikhtiar yang sungguh-sungguh serta minta kepada pemilik surga itu, Insya Allah, Allah meridhoi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *