Santri SDM Iptek ITS Raih Medali Emas

Saat ini, krisis energi termasuk dalam isu global dan isu nasional. Krisis ini diperburuk dengan semakin tingginya konsumsi BBM kendaraan bermotor yang dapat terlihat dalam panjangnya antrian di berbagai SPBU di kawasan Indonesia.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, pemerintah menggiatkan program Mobil Listrik Nasional. Agar Mobil Listrik Nasional dapat terlaksana dan mobil listrik dapat menjadi moda transportasi massal, maka permasalahan utama pada mobil listrik yakni permasalahan baterai harus segera diatasi. Performa baterai mobil listrik masih rendah, sebagai perbandingan baterai mobil listrik yang diproduksi nilai performansinya masih jauh dari nilai teoritis, yakni nilai difusivitasnya yang masih rendah.

Oleh karena itu, Nur Abdillah Siddiq, santri pesantren mahasiswa SDM IPTEK beserta rekannya Firqi Abdillah Kusumawandari melakukan penelitian yang berjudul “Analisis Pengaruh Komposisi dan Ukuran Nanokomposit LiFePO4 terhadap performa baterai lithium melalui metode flame spray pyrolysis sebagai inovasi baterai hemat energi” untuk mengatasi rendahnya difusivitas baterai.

Siddiq, santri angkatan ke-3 pesantren mahasiswa SDM IPTEK yang menerima beasiswa dari YDSF (Yayasan Dana Sosial Al-Falah) menjelaskan, “Dari penelitian yang kami lakukan, diperoleh nilai difusivitas hingga 100 kali lebih besar dari sebelumnya”.

Pemuda yang menjadikan laboratorium sebagai rumah keduanya ini menambahkan, “Agar dapat membuat baterai dalam bentuk utuh, maka harus diadakan penelitian lebih lanjut yang akan menjadi agenda kami selanjutnya, karena penelitian yang kami lakukan masih dalam hal katoda dan skala laboratorium”.

Hasil kerja kerasnya, penelitian mahasiswa jurusan teknik fisika ini turut serta menyumbangkan satu medali emas untuk kampusnya, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Pembimbing penelitiannya, Ibu Dyah Sawitri, ST. MT, berujar, “Siddiq dan Firqi memang pantas mendapatkan medali emas dengan Kategori Juara Presentasi PKM-Penelitian dalam ajang PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional) yang diadakan oleh DIKTI”.

Almamaternya, ITS setelah 10 tahun keikutsertaannya di ajang bergengsi nasional PIMNAS ini, baru tahun ini berhasil dinobatkan sebagai Juara Umum dalam PIMNAS XXVI yang berakhir, Kamis (12/9) malam, di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat. Medali emas sebanyak delapan buah berhasil dibawa pulang ke kampus ITS.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *