Manfaatkan GPS dan Google Map , Kurangi Kecelakaan

Teknologi GPS sudah marak sekali dimanfaatkan. Baik dimanfaatkan oleh perseorangan maupun lembaga. GPS dapat memberikan informasi posisi dari suatu benda. Kebanyakan informasi yang diberikan berupa lintang, bujur, ketinggian posisi benda. GPS banyak sekali digunakan pada mobil yang berfungsi sebagai navigator untuk pengemudi. Biasanya pada GPS sudah terdapat peta yang mempermudah pengemudi untuk melakukan perjalanan ke suatu tempat yang dituju.

Dengan adanya kelebihan-kelebihan yang dimiliki oleh GPS. Maka Hendy Briantoro dan Luqi Abidin mahasiswa D3 Teknik Elektronika PENS ITS membuat tugas akhir berjudul “Sistem Informasi Posisi Kereta Api Menggunakan GPS” dan “Monitoring Kereta Api Berbasis GIS”. Kedua judul tugas akhir tersebut merupakan satu kesatuan yang membentuk Sistem Informasi Posisi Kereta Api.

Sistem informasi kereta api memberikan informasi berupa nama stasiun/shelter yang sudah dilewati dan yang akan disinggahi oleh kereta api beserta estimasi waktu untuk sampai stasiun/shelter berikutnya. Informasi tersebut sangat membantu penumpang untuk mengetahui posisi kereta api terlebih penumpang yang baru naik kereta api.

Selain itu, terdapat alarm pemberitahuan kepada masinis ketika kereta api akan melewati perlintasan kereta api. Dengan adanya alarm tersebut masinis dapat lebih berhati-hati bila akan melewati perlintasan kereta api. Dengan adanya peningkatan kewaspadaan masinis dapat mengurangi kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta api. Mengingat juga bahwa masih banyak perlintasan kereta api ‘”liar” yang tidak terdapat palang pintu untuk pengamanan pengguna jalan yang melewati perlintasan kereta api.

Sistem Informasi Posisi Kereta Api terdapat tampilan peta perjalanan kereta api memanfaatkan Google Map. Pada peta terdapat tampilan 2 kereta api. Dengan adanya tampilan ini, dapat diketahui posisi kedua kereta api. Sehingga dapat mengantisipasi akan adanya kecelakaan antar kereta api.

Tugas akhir bimbingan Firman Arifin, ST, MT ini merupakan pengembangan dari tugas akhir sebelumnya sehingga terdapat penambahan fitur-fitur yang meningkatkan kualitas Sistem Informasi Posisi Kereta Api. Tapi tugas akhir yang telah bekerja sama dengan PT. Kereta Api (Persero) DAOP 8 ini masih diterapkan pada Kereta Api Komuter Surabaya – Sidoarjo. Berharap ke depannya dapat diterapkan di kereta api yang lain.

http://beritajatim.com/kabaranda/1086/Manfaatkan_GPS_dan_Google_Map_,_Kurangi_Kecelakaan.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *