*Waktu Teruntuk Sang Cinta*

Di tengah padang bersimbah cahaya
Hamparan insan giat mengukir makna
Ulurkan tangan, rajut karsa di hadapan
Tetesan harap memberi warna
Pelangi hati menebar cinta

Adakah Sang Cinta membuka jendela
Tuk melihat yang tidak terlihat
Tuk mendengar yang tidak terdengar
Tuk merasa yang tidak terasa
Di lubuk hati para pelukis dunia
Yang tengah menggoreskan kuasnya
Di atas kanvas sejarah manusia

Bening niat tergenggam
Putih kasih telah merekam
Hari ini yang tengah berjalan
Takkan kembali lagi kemudian

Bunga jiwa hendak persembahkan
Yang terbaik bagi Sang Pujaan
Yang berikan nikmat tiada tertahan
Bagi insan yang sujud syukur di hadapan
Pemilik Agung semesta raya

Jakarta, 19 April 2007 at 11.00 a.m.
Hidup untuk mempersembahkan yang terbaik, yaitu bermakna bagi dunia dan berarti bagi akherat…
http://mutiaracinta.multiply.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *