Wafatnya pecinta Qur’an

Barusan saya dapat telepon dari teman yang mengabarkan bahwa Ayahnya telah meninggal dunia dengan tenang dan sangat tenang serta tidak membuat kalang kabut anak dan cucunya. Kata dia bahwa tadi pagi beliau masih berolahraga. Karena merasa tidak enak badan beliau cepat pulang dan bilang pada keluarganya akan istirahat.

Eh… nggak tahunya meninggal dunia. Ternyata begitu mudah ya… Apalagi soal wasiat dan warisan sudah dibicarakan jauh hari sebelumnya. Dia bilang juga bahwa apa yang saya ucapkan 5 tahun yang lalu itu benar adanya.

Memang 5 tahun yang lalu saya pernah bilang ke dia kalau Ayahnya suatu saat nanti meninggal dunia Insya Allah akan tenang dan tidak membuat repot anak cucunya. Dengan lagak bak Ustadz (padahal aslinya Preman) saya menjelaskan panjang lebar dan salah satu fokus utama yang dibicarakan yaitu beliau itu pecinta Al-Qur’an.
Sejak dulu saya mengamati bahwa para Pecinta Al-Qur’an itu ketika meninggal akan tenang sekali dan tersenyum. Jadi kalau melihat ada orang yang meninggal dengan TERSENYUM seharusnya kita bergembira dan bukannya bersedih. Kalau saya mati saat ini kemungkinan besar akan TERBELALAK mata ini… Maklum Preman…!!!

Hikmahnya: CINTAILAH AL QURAN… kalau ingin meninggal dengan tenang dan damai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *